Bandung, IndonesiaBerita –¬†Federasi Serikat Buruh Militan (SEBUMI), yang berafiliasi dengan Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), mengadakan diskusi terkait permasalahan buruh yang berada di Wilayah Bandung (18/10/17), dengan Koordinator Hukum Dan Advokasi Konfederasi KASBI, Irman Bunawolo.

“Kemerdekaan merupakan milik rakyat, bukan milik segelintir penguasa. Akan tetapi, masih ada buruh yang diperlakukan semena-mena oleh perusahaan yang ada di Bandung. Seperti contoh kasus CV. SANDANG SARI, Perusahaan yang bergerak di bidang tekstil telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), terhadap Karyawan. Perusahaan beralasan bahwa telah habis masa kerja kontrak. Selain itu, Perusahaan juga tidak menjalankan BPJS ketenagakerjaan” Ujar Agus

Agus juga menyampaikan, tidak hanya itu, permasalahan juga terjadi di PT. JAYAMAS DWI PERKASA. Perusahaan yang bergerak dibidang Air Minum (Siera), juga telah melakukan Pemutusan Kerja terhadap Pengurus dan Anggota yang mendirikan Serikat Buruh. Perusahaan mengancam apabila pekerja tersebut ingin bekerja kembali tidak boleh menjadi Anggota Serikat Buruh. Hal serupa juga dilakukan oleh PT. METRO TARA. Perusahaan tersebut telah melakukan PHK terhadap Pengurus dan Anggota SEBUMI.

sambungnya, kasus tersebut telah dilaporkan ke DISNAKERTRANS Provinsi Jawa Barat dan DISNAKERTRANS mengeluarkan Nota Nomor :560/47/Pengawasan yang Menerangkan bahwa:

“Sistem Kerja Kontrak di PT. Metro Tara tidak sah dan batal secara hukum. Bahkan nota tersebut telah disahkan oleh Pengadilan Negri Bandung, akan tetapi hingga saat ini Perusahaan tidak menjalankannya. Ucapnya

Menurut Agus Sekretaris SEBUMI, kondisi tersebut merupakan gambaran dari sekian kompleksitas persoalan yang dihadapi oleh Buruh. Mereka telah dirampas kemerdekaannya. Sementara konstitusi Negara menjamin Hak dan kemerdekaan setiap Warga Negara untuk berkumpul, berserikat dan menyampaikan pendapat sehingga bisa memperolah Pekerjaan yang layak dan hidup layak bagi kemanusiaan.

Dalam hal kasus tersebut, Federasi SEBUMI mendesak Pemerintah Kota Bandung dan Pihak Perusahaan untuk Segera mengambil Langkah Tegas untuk:

1. Mengangkat semua pekerja di PT. JAYAMAS DWI PERKASA, PT. METRO TARA, dan CV. SANDANG SARI agar menjadi karyawan tetap.

2. Bayarkan upah pekerja sesuai yang ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/Kep.1191-Bangsos/2016.

3. Daptarkan semua Pekerja ke dalam Program BPJS ketenagakerjaan.

4. Berikan Hak Cuti Haid bagi seluruh Pekerja perempuan, tutup Agus.

Penulis : Moh Jumri

Editor : Bondan AP