Solo, Indonesia Berita – Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) Provinsi Papua, Pdt Diben Elaby menanggapi pernyataan Komisioner KOMNASHAM, Natalius Pigai yang menyatakan resepsi pernikahan putri Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby A Nasution melanggar aturan.

Menurut Elaby tidak ada aturan yang dilanggar karena Presiden Joko Widodo menggelar resepsi pernikahan Kahiyang Ayu tidak dilakukan berlebihan seperti apa yang dituduhkan Pigay.

“Tidak ada pesta berlebihan, yang ada rakyatlah yang ingin ikut merayakan acara pernikahan Kahiyang, silahkan bandingkan dengan anggaran Presiden sebelum sebelumnya, besar mana, kemudian fasilitas juga menggunakan gedung dan kediaman pribadi Presiden bukan milik negara,”ungkapnya di Solo senin (7/11) malam.

Adapun kedatangan relawan yang berjumlah lebih dari 5000 orang semua biaya ditanggung oleh masing-masing organisasi dan relawan itu sendiri.

“Kita datang biaya masing-masing loh, karena Jokowi adalah Kita, apapun yang dirayakan Jokowi dan keluarga kami rakyat juga ikut merayakan,” tegasnya.

Dengan gotong royong yang dilakukan relawan untuk mensukseskan pernikahan putri Presiden ini menunjukan bahwa revolusi mental yang digemakan oleh Presiden Jokowi sudah berhasil.

“Mana coba yang hedonis, disini malah kita bisa lihat revolusi mental karena kami relawan dan masyarakat gotong royong untuk mensukseskan hajatan ini, karena hajatan Pak Jokowi hajatan kami juga, ” Kata Elaby yang juga menjabat Sekretaris Gapeknas Papua.