Menjadi Referensi Mendunia

Pergerakan Mahasiswa Jaman-Now

Jakarta, Indonesia Berita – Dalam diskusi ringan di Sekretariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif Wilayah DKI Jakarta, Selasa, (7/11), Pimpinan Umum Indonesia Berita diundang sebagai pemateri Sejarah Gerakan Mahasiswa khususnya LMND, menurutnya setidaknya ada beberapa menjadi point penting pada kesempatan ini, pertama Kontribusi LMND terhadap bangsa dan negara pasca reformasi, dan materi kedua, menjadi pokok diskusi Gerakan Mahasiswa Jaman-Now.

“ada beberapa ide dan gagasan LMND ditahun awal berdirinya, setidaknya isu yang selalu konsisten diperjuangkan LMND pada saat itu antara lain; Cabut Dwi Fungsi ABRI, Hapuskan Teritorial TNI, Naikkan Upah 100%, Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis, bahkan sampai Naikkan Gaji Prajurit TNI-Polri” Ujar Akhrom

Akhrom yang juga Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Nasional ini mengatakan, bahwa pada saat itu TNI masih duduk didalam parlemen Fraksi TNI/Polri, dengan adanya tuntutan isu diangkat oleh LMND secara konsisten dan yakin maka Dwi Fungsi ABRI sampai sekarang telah tiada lagi di Senayan.

“perjuangan LMND saat itu masih di masa transisi memang sangat ngeri-ngeri sedap, hanya pimpinan Nasional saat itu tidak pernah gentar untuk melawan, sehingga kami para kader LMND turut konsisten berjuang mengkampanyekan Cabut Dwi Fungsi ABRI, bahkan Sekretariat Liga di Bendungan Hilir pernah diserang oleh baju-baju hijau” Ungkapnya

Lanjut Akhrom, tidak hanya Dwi Fungsi ABRI saja yang menjadi perjuangan LMND, seperti apa yang telah disebutkan tadi, Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis, Naikkan Upah 100% menjadi perjuangan LMND yang berkesinambungan, dan pada titik tertentu isu dan gagasan LMND didengarkan serta digunakan para politisi-politisi untuk menarik simpatik rakyat demi kepentingan mereka.

“jadi memang bukan hanya Cabut Dwi Fungsi ABRI saja yang menjadi kontirbusi LMND kepada Negara, melainkan juga Pendidikan Gratis, Kesehatan Gratis, Naikkan Upah Buruh 100%, dan Naikkan Upah Prajurit TNI-Polri, inilah yang merupakan perjuangan kita hingga akhirnya digunakan para politisi Senayan maupun Calon Kepala Daerah, dengan manfaatkan dan mengutip Isu-isu LMND” Kata Akhrom

Akhrom juga menambahkan, setiap pergerakan selalu ada perubahan pada jamannya, sejarah akan terulang kembali diwaktu yang berbeda, khususnya pergerakan mahasiswa di jaman sekarang, harus mengikuti perkembangan Teknologi Informasi (IT), sehingga pergerakan Mahasiswa dapat lebih progress lagi.

“Pergerakan mahasiswa sekarang tentunya berdialektika, harus juga diiringi dengan kemampuan menguasai dunia Teknologi Informasi, misalnya melakukan tekanan terhadap pemerintah tidak hanya dalam dunia nyata melainkan juga bisa dilakukan didunia maya, kampanye secara simultan dan berkesinambungan melalui tekanan udara, begitu juga mengenai pertahanan Data Internal, data-data kader misalnya, jangan sampai ada pihak-pihak (hacker) tertentu dapat mengakses dan mencuri data-data internal yang bersifat rahasianya” Ujarnya

Sambung Akhrom, bila Pergerakan Mahasiswa menguasai Teknologi Informasi maka bukan tidak mungkin perlawanan dan tekanan terhadap pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat akan semakin diperhitungkan, sehingga kemudian pressure terhadap rejim semakin cepat didengarkan.

Sambil menutup diskusinya setelah hampir 3,5 jam berlalu, Pria yang juga pernah mengelola Tambang ini, menutup kesimpulannya, “bahwa sumbangsih ide dan gagasan LMND terhadap negara sangatlah signifikan sehingga perubahan semakin terlihat, meskipun masih dengan sistem yang sama. Namun itu bukanlah akhir perjuangan” tegasnya

Begitu juga dengan pergerakan mahasiswa terdahulu dan pergerakan mahasiswa jaman-now tidak ada yang berbeda secara metodenya, hanya jaman-now adalah generasi milineal yang melek Teknologi, sehingga bentuk pressure harus juga dilakukan melalui Media Sosial, namun pesannya tetap berhati-hati dan teruslah konsisten berjuang apa yang menjadi keyakinan kawan-kawan. Tutup Akhrom yang juga Mantan Aktivis LMND ini

Penulis : Jerri Yanto

Editor : Yakobus Eko

Komentar
Loading...