Menjadi Referensi Mendunia

Penyajian Kopi (Manual Brew) Ala Waroeng Kopi Mahardika

Agus Sutrisno, Kamis, (9/11/17), di WKM. Foto : Yakobus Eko. (Indonesiaberita.com)

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Dalam kunjungan Pewarta Indonesia Berita di Waroeng Kopi Mahardika, Kamis, (9/11/17), di Jalan Kali Sekretaris Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Agus Sutrisno salah satu peracik Kopi WKM menyampaikan, bila kopi agar dapat dirasakan enak dan nikmat ada berberapa proses yang harus dilalui.

Sambil mengajak pewarta Indonesia Berita, ketempat proses pembuatan dan penyajian kopi, Agus menerangkan sambil mempraktekkan proses awal hingga dihidangkan.

“Supaya kopi lebih nikmat ada beberapa proses yang harus dilalui, selain biji kopi pilihan, cara meracik juga menjadi wajib sebagai prasyarat kopi menjadi lebih nikmat dirasakan” ujar Agus

Sambungnya, proses pembuatan Kopi Manual Brew, pertama-tama kita pilih terlebih dahulu kopi yang kita inginkan, misalnya kopi Gayo, setelah itu proses selanjutnya Gramasi, gramasi yang kita kenal adalah kopi ditimbang agar beratnya kita ketahui dengan apa yang kita inginkan, misal 13-15 Gram.

“jadi ada tahapan awalnya, istilah salah satunya Manual Brew, memilih kopi sesuai keinginan Customer, lalu dilanjutkan dengan Menimbang” ucapnya

Lanjut Agus, setelah dua proses itu dilalui maka selanjutnya adalah menggiling, begitu juga dengan menggiling ada dua ketegori, yang pertama adalah Giling Kasar dan Halus, manfaat dari kedua Ketegori itu, bila Kasar lebih mendekati rasa asam, sedangkan Halus lebih Pahit rasanya.

“Nah proses selanjutnya adalah penyeduhan, sebelum diseduh Air dan kopi 1 Banding 10 (Kopi 1 Gram dan Air 10 Mili), Air tidak boleh mendidih, suhu harus benar-benar kita atur antara 80 s/d 90 Derajat Celcius, sebab lebih dari itu rasa kopi akan gosong, rasanya menjadi tidak nikmat” kata Agus

Selanjutnya proses penuangan, terlebih dahulu kopi yang telah kita tuangkan didalam gelas dibasahi dengan air kurang lebih 30 mili, tujuannya adalah untuk mematangkan kopi, ini dinamakan proses bluewing, agar kopi matang dan aromanya benar-benar keluar dari biji kopi yang telah digiling.

“Bluewing membutuhkan waktu sekitar 25 s/d 30 detik, setelah itu barulah kita tuangkan air yang sisa dari 30 mili sebelumnya dituangkan habis, sedangkan penuangan tidak boleh terhenti harus terus dituangkan sampai habis, dengan mengikuti arah jarum jam” ungkap Agus

lanjutnya, setelah proses penuangan ada yang namanya proses ekstraksi, proses ekstraksi ini adalah untuk mengeluarkan rasa dari kopi, membutuhkan waktu 2 menit ekstraksi.

“Kemudian proses ekstraksi selesai, barulah kita aduk supaya rasa kopinya merata, dan kopi siap dihidangkan, ini loh mas hasilnya, silahkan dicoba” katanya mempersilahkan

Sebelum menutup perbincangannya dengan pewarta Indonesia Berita Agus juga menyampaikan, “bila para penikmat kopi Penasaran dengan Kopi Ala Waroeng Kopi Mahardika, silahkan datang ke Jl. Kali Sekretaris Utara, Kecamatan Kebun Jeruk-Jakarta Barat. Buka Pukul 15.00 s/d 24.00 Wib, sedangkan untuk masalah harga relatif ya mas, artinya harga sesuai Merdeka dengan Cita Rasa Nusantara, harga bisa dikatakan terjangkau untuk kalangan umum” tutupnya

Penulis : Rizki Abadi

Editor : Yakobus Eko

Komentar
Loading...