Warga Dadap Dihadang TNI Saat Mengadukan Dandim 0506 Tangerang Ke KSAD dan POM AD

Jakarta, Indonesia Berita – Rabu 27 Desember 2017 warga kampung baru dadap didampingi LBH Jakarta dan KIARA mengadukan Dandim 0506 Tangerang ke KSAD dan POM TNI AD atas pengerahan pasukan TNI dengan senjata lengkap yang memasuki pemukiman nelayan warga kampung baru dadap.

Sejak tanggal 15 Desember 2017 hingga hari ini aparat TNI AD dari kodim 0506 Kab Tangerang berada dipemukiman warga, kehadiran anggota TNI- AD ditenggarai untuk menjaga pembangunan proyek rumah susun yang dibangun pemda tangerang dan rencana pembangunan jembatan reklamasi yang menghubungkan pulau C dan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). TNI-AD Kodim 0506 Tangerang mengawal alat-alat berat masuk untuk mendirikan tiang panjang.

Proyek rusun dan jembatan reklamasi ditolak warga nelayan kampung baru dadap karena tidak memiliki amdal, tidak terbuka dan tidak melibatkan partisipasi warga.

Kehadiran aparat TNI-AD dengan senjata lengkap di wilayah kampung dadap membuat situasi mencekam seakan kampung nelayan dadap adalah wilayah perang. Aparat TNI berjaga selama 24 jam berganti-gantian.

LBH Jakarta dan KIARA menilai pengerahan dan penggunaan kekuatan TNI- AD menjaga proyek rusun dan jembatan bertentangan dengan fungsinya yang diatur dalam UU Nomor 34 tahun 2004 dan UU Nomor 3 Tahun 2002.

Masyarakat kampung baru nelayan dadap dadap terintimidasi dengan kehadiran TNI- AD, kehilangan hak atas rasa aman sesuai dengan pasal 30 UU No 39 Tahun 1999 Tentang HAM.

Namun rencana pengaduan ini dihalang-halangi anggota TNI dan Polres Jakarta Pusat. Saat warga berkumpul di LBH Jakarta belasan TNI dan Polisi melarang warga menuju ke ke Mabes TNI dan POM AD dengan alasan tidak memiliki izin.

Setelah perdebatan alot dengan kuasa hukum akhirnya perwakilan warga diperbolehkan menuju KSAD dan POM TNI-AD namun ditengah jalan (stasiun Gambir) Warga kembali di hadang anggota TNI AD dan Polsek Gambir. Warga memutuskan kembali ke LBH untuk dialog kembali dengan perwakilan TNI.

Warga kampung baru dadap meminta KSAD dan POM TNI AD
1. Memeriksa Komandan Distrik Militer 0506 Tangerang atas pelanggaran hukum dan kode etik TNI;
2. Memberikan sanksi kepada Komandan Distrik Militer 0506 Tangerang beserta jajarannya;
3. Menarik anggota TNI yang mengawal proyek di Kampung Baru Dadap;
4. Memastikan bahwa TNI tidak turut serta dalam proyek-proyek swasta maupun pelanggaran hukum yang menimbulkan kerugian bagi rakyat;

Editor : Yakobus Eko