Jakarta, Indonesia Berita – Kasus penjualan kondensat yang melibatkan PT Trans Pasific Petrochimacal Indotama (TPPI) dan BP Migas yang merugikan keuangan negara sebesar 37 triliun rupiah ditangani Bareskrim Polri.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas, Brigjen Pol. Muhammad Iqbal bahwa penyidik telah menyelesaikan berkas perkara.

“Penyidik telah menyelesaikan berkas perkara, memenuhi petunjuk formil dan material dari JPU dan telah dinyatakan P21 oleh Kejaksaan Agung.” kata Muhammad Iqbal di Jakarta, Jumat (5/1/).

Baca Juga : 

Muhammad Iqbal menambahkan para tersangka dijerat pasal 2 atau pasal 3 Undang-undang No. 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Para tersangka akan dijerat pasal 2 atau pasal 3 UU No. 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20/2001 tentang perubahan atas UU No. 31/1999 tentang Tipikor. ” jelasnya.

Kasus ini terjadi pada 2009 ketika SKK Migas melakukan penunjukkan langsung terkait penjualan kondensat bagian negara kepada perusahaan yang didirikan tersangka yaitu TPPI. Dari kasus tersebut Bareskrim Polri telah menyelamatkan uang negara sebesar 32 triliun rupiah.

Editor : Bondan AP