Jakarta, Indonesia Berita –  Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang dibangun di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, diperkirakan membutuhkan dana Rp 3,9 triliun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono di Kompleks Istana Presiden Jakarta, Kamis (19/1/2018).

Untuk dana pembangunan UIII kata Basuki, berasal dari beberapa sumber, mulai dari APBN hingga hibah negara sahabat.

“APBN kami sediakan Rp 600 miliar untuk tahun 2018 ini. Untuk tahun depan belum tahu ya berapanya. Sisanya ada hibah dari negara-negara lain, itu urusannya Pak Wakil Presiden,” ujarnya.

DED (Detail Engineering Detail) sudah siap, (RAB) Rencana Anggaran Biaya juga sudah saya serahkan ke Kemenag untuk dilaksanakan. Tapi dari Kemenag ternyata belum ada DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) nya,” ujar Basuki.

Lebih lanjut kata Basuki, pihaknya telah mengusulkan ke Bendahara Umum Negara (BUN) Kemenkeu tentang rencana pembangunan UIII agar segera dipersiapkan anggarannya.

Sementara dia memperkirakan, pembangunan fisik akan dimulai pertengahan 2018 dan rampung pada 2022 mendatang. Total luas UIII yakni sebesar 143 hektar. Adapun, luas bangunan hanya sekitar 20 persen dari luas tersebut.

Sesuai arahan Wapres Jusuf Kalla sebut dia, bangunan fisik UIII didesain futuristik oleh para arsitek.

“Waktu mendesain ini, arahannya dari mana-mana. Nah Pak Wapres berpesan, bangunannya harus futuristik. Bukan kayak museum ya, karena bangunan ini akan menggambarkan gimana peradaban Islam ke depan,” ujar Basuki.

Editor : MJ