Jakarta, Indonesia Berita –  Pengukuhan ke XIV Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC.PMII) DKI Jakarta Pusat. Di Teather Mandala Pemuda Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Jakarta Pusat. Sabtu 3/2/2018.

Berdasarkan Pantauan Indonesia Berita, Acara pengukuhan dimulai sejak pukul 13:15 dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh sahabat Mandra & Iptah Anggota Komisariat Universitas Bung Karno dan Universitas Nadhlatul Ulama Indonesia. Serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PMII oleh para tamu dan undangan.

Baca Juga : 

Pelantikan dan Pengukuhan 29 Anggota PC.PMII masa khidmat 2018-2019 oleh Ketua II Deputi Bidang Pemuda & Olahraga RI Dr Asrorun Niam Sholeh MA dan Sekjen PB PMII Sabolah Alkalamby serta Serah Terima jabatan Ketua PC PMII Jakarta Pusat 2016-2017 Sahabat Riko Kiat Sanjaya kepada ketua terpilih Rizki Abdul Rahman Wahid ST.

Dalam sambutan perdana nya sebagai Ketua Umum PC. PMII Jakarta Pusat Rizky mengucapkan Terimakasih syukur Allhamdulillah kita semua bisa berkumpul bertatap muka bersilaturahim di acara ini.

“kita sudah bersumpah untuk mengabdi kepada PMII, ini adalah sebuah amanah yang harus dipertanggung jawabkan komitmen kepada AD/ART menjadikan PMII Jakpus lebih maju dalam kualitas kaderisasi serta Produktif, Inovatif dan Energik.” Ujar Rizky

Lanjutnya, ia sangat bangga terhadap kepudulian sahabat PMII Jakarta Pusat yang sudah hadir maupun Organisasi Aktivis Cipayung yang hadir dalam acara ini Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Persatuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMKRI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Sementara itu, dalam sambutanya Sekjen PB PMII Sabolah Al Kalamby mengatakan dia mendapat amanat mewakili Ketua PB PMII Agus Herlambang yang berhalangan hadir karena mengawal kaderisasi di Lampung dan memohon maaf kepada sahabat PMII Jakpus.

Sabolah menekan kan pentingnya PMII Sebagai organisasi kampus meredam radikalisme dalam kampus yang tidak setuju dengan Pancasila dan memberitahukan kepada sahabat-sahabat program kerja terbaru PB PMII ialah Aplikasi PMII Corner sebagai perpustakaan online. Didalamnya sudah ada buku-buku dan Peraturan Organisasi bisa di akses sahabat melalui PMII Corner.

Aplikasi tersebut untuk mempermudah sahabat-sahabat untuk mendapatkan baca buku-buku secara geratis dan di PMII Corner dan Target kerja kita di PB PMII juga mengaktifkan 20 cabang aktif di tingkat nasional agar kerja organisasi kita terukur

“saya rasa Jakarta pusat mampu ekspansi ke kampus-kampus umum Jakarta pusat dan ia juga Optimis dan percaya Jakarta pusat memberi contoh kepada cabang-cabang ke seluruh Indonesia” Ucap Sabolah

Berbeda tanggapan dengan sambutan Sekjen PB PMII. Ketua Umum Pengurus Kordinator Cabang (PKC) PMII DKI Jakarta sahabat Daud Gerung Azhari SH menyanyangkan tidak hadirnya Ketua Umum PB.PMII Agus M Herlambang.

“Saya kecewa Ketua Umum PB PMII tidak hadir Pengukuhan PC.PMII Jakpus padahal Kantor PB PMII di Jakpus juga butuh tiga langkah kaki kan sampai” tegasnya

Iya juga mengatakan Jakarta Pusat adalah jatung gerakan mahasiswa dan kedepan nya tugas kita bersama-sama agar bisa menjalankan program-program kaderisasi.

Ditempat yang sama, Dr Asrorun niam Sholeh, MA dalam sambutan resmi nya mengatakan PMII Jakarta harus menjaga persatuan dan jangan terus mengeksploitasi perbedaan ditubuh PMII.

“tidak akan ketemu habisnya berdebat mencari perbedaan terus dan yang paling penting buat PMII adalah jadikan perbedaan sebagai kekuatan kita yang beragam ini, perbedaan yang saling menunjang dan saling menguatkan PMII” Kata Asrorun

Ia menambahkan Khit’ah arah pergerakan dan perjuangan PMII sifatnya menjaga agar tidak terkontaminasi modernitas ideologis dan perlu nya langkah- langkah gerakan perbaikan dan pro aktiv agar kualitas kaderisasi semakin baik.

“Jangan ada lagi dengan pendekatan yang bersifat kompetensi tetapi gunakan lah pendekatan secara kolaborasi karena sudah bukan zamanya lagi bersifat difensif, mari kita berkolaborasi satu sama lain dizaman tantangan global yang sangat bebas ini” Tutupnya

Editor : Yakobus Eko