Hal senada di ungkapkan Mohammad Rohim, bahwa ia dipulangkan kembali oleh pihak BPJS Cabang Serang karena mereka menilai persyaratanya saat ini belum lengkap.

Seperti status saya yang masih bekerja di PT Griyaton Indonesia. Sehingga dia harus balik lagi ke kantornya untuk menyelesaikan status hubungan kerjanya.

“Saya sudah komunikasi dengan (Human Resource Development) HRD PT Griyaton Indonesia Bram Mustamu. katanya mereka sudah memberhentikan status saya. Harusnya sudah bisa dicairkan dan BPJS tidak boleh mempersulitnya. Selain itu, pihak security juga bisa lebih ramah dalam melayani peserta BPJS,” ungkap Rohim.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga Kerjaan Teguh Setiawan mengaku akan memperbaiki pelayanan pencairan BPJS Ketenaga Kerjaan Jaminan Hari Tua (JHT) melalui sistem online. Tujuannya agar kedepan lebih mempermudah proses pencairan.

“Nanti perlengkapan persyaratan juga lebih efektif karena menggunakan sistem online. Hal itu juga bisa mempermudah mereka dalam melakukan pencairan JHT,” terangnya

Teguh menjelaskan untuk sistem antiran sengaja kami lakukan karena kalau tidak diatur ia khawatir bisa menggangu lalu lintas dan amburadul.

“Perubahan-perubahan akan kami lakukan sesuai masukan-masukan dari peserta BPJS. Sehingga bisa memberikan pelayanan efektif bagi peserta BPJS yang akan mencairkannya,” pungkasnya.

Foto : Ist

Penulis : MD|Editor : YES