Sulawei Tengah,  Indonesia Berita – Dewan Pemuda Adat Nusantara (Depan) Region Sulawesi Tengah memprediksi, kandidat bakal calon ketua umum Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) pada Jambore Nasional (Jamnas) ketiga mendatang adalah sosok anak muda, ia berasal dari kalangan aktivis yang bisa berkomunikasi dengan semua pengurus pemuda adat di wilayah dan daerah. Hal itu, dirasa penting karena untuk menyatukan agar tidak ada sekat-sekat ditataran komunitas.

Selain itu, juga mereka harus sosok yang sarat dengan pengalaman dan keberhasilan dalam memimpin di wilayah adatnya dari tataran demi tataran.

“Nantinya anggota Pemuda Adat yang akan memilih. Saya berharap dari figur calon tersebut mampu membawa (Barisan Pemuda Adat Nusantara) BPAN ke arah lebih baik dari yang sudah baik dilakukan kepemimpinan sekarang. Selain Elektabilitas treck record dia juga harus diperhitungkan pada saat Jamnas. Terutama dalam pergerakan perjuangannya selama ini di BPAN,” ujar Sisi saat memaparkan perkembangan keadaan kondisi BPAN sekarang, di Sulawesi Selatan, Kamis (8/2/2018).

Baca Juga : 

Meski dalam kesempatan kali ini Sisi tidak menyebut siapa nama calon ketua BPAN yang dimaksud, namun kami selaku dewan juga akan mengusulkan masing-masing dari setiap region agar bisa mengusulkan kader terbaiknya.

“Pokonya dari setiap region harus berani mengusulkan kader yang akan maju menjadi calon ketua umum BPAN. Tentunya dari hasil usulan itu, kita pantau perkembanganya. Mereka tatap harus mempunyai treck record dalam perjuangan gerakan sosial.” jelasnya.

Kordinator Dewan Pemuda Adat Nusantara (Depan) ini juga menyebut kriteria calon ketua BPAN yang harus dipilih. Menurut Sisi harus dari pemuda adat atau dia yang tetap sekarang masih konsisten berjuang untuk hak masyarakat adat. Selain itu, calon ke depan harus seorang yang dinilai mampu memimpin BPAN lebih baik. Terutama kandidatnya harus sarat dengan pengalaman dan keberhasilan dalam setiap membuat kegiatan tanpa berpatokan dengan ekonomi.

“Dari dirinya diharapkan harus mengetahui perjuangan pemuda adat dan mempu membuat kebijakan dalam mengkonsolidasikan seluruh anggota BPAN yang ada di komunitas, pada saat dibutuhkan oleh induk organisasi yaitu (Alinasi Masyarakat Adat Nusantara) AMAN.” ucapnya.

Sisi optimistis, setiap komunitas adat akan bersatu menjawab keinginan mereka pada Jamnas April 2018 mendatang.

“Semua anggota BPAN yang mempunyai hak untuk memilih, harus bisa objektif dalam menentukan pilihannya agar BPAN bisa diperhitungkan dalam setiap perjuangannya di nasional maupun wilayah.”terang Sisi.

Penulis : Nanang Nose

Editor : Yakobus Eko