Jalan Poros Desa di Citorek Mirip Kubangan Kerbau

Citorek, Indonesia Benita – Jalan poros desa yang menghubungkan lima desa, yakni Desa Citorek Tengah, Citorek Barat, Citorek Timur, Citorek Sabrang dan Citorek Kidul di Kecamatan Cibeber sepanjang 22 kilometer rusak parah. Jalan berlubang dan becek mirip kubangan kerbau sehingga sulit dilalui kendaraan.

“Jalan ini merupakan satu-satunya akses masyarakat Cibeber yang menuju ke Citorek dan Kabupaten Lebak. Proses pembangunan jalan ini harus mampu mendukung aktivitas ekonomi warga. Karena itu harus diikuti dengan proses pemberdayaan masyarakat agar secara ekonomi bisa meningkat, misalnya dengan menjadikannya daerah wisata yang akan memancing tumbuhnya rumah makan dan sejenisnya.” Kata Aryaudin Sudanto kepada Indonesia Berita saat dihubungi lewat telepon selulernya, Kamis (15/2/2018) di Citorek.

Baca JugaDesa Citorek Jalan Poros Mirip Kubangan Kerbau

Menurut Arya Aktivis Citorek ini, mengatakan akibat kondisi jalan yang rusak sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat kesulitan melintasi jalur tersebut. Sepanjang jalan dipenuhi lubang cukup dalam dan bergelombang.

“Kalau hujan jalan pasti tergenang mirip kubangan kerbau. Kalau panas, jalan berdebu. Sudah puluhan tahun jalan rusak dan belum pernah diperbaiki,” keluhnya.

Ditambahkan Arya, pada musim hujan jalan menjadi licin sehingga sulit dilalui kendaraan. Tak jarang Arya melihat pengendara terjatuh di jalan tersebut akibat terperosok karena jalan yang licin.

“Saya berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan sehingga bisa memberikan rasa nyaman kepada masyrakat serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Lebak.” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Citorek Narta mengatakan bahwa kerusakan di poros jalan desa yang menghubungkan lima Desa itu mencapai sekira 32 kilometer. Padahal, di sepanjang jalan poros Desa yang rusak itu berdiri fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, kantor Kecamatan, Polsek, dan Kantor Koramil. Menurut Narta, kerusakan jalan sudah berlangsung sudah sekitar sepuluh tahun lebih dan sampai sekarang belum mendapatkan perbaikan.

“Saya juga pernah sampaikan soal kondisi jalan ke Pemkab dan Provinsi Banten. Tapi sampai saat ini, belum ada tanggapan dan perbaikan,” katanya.

Akibat kerusakan jalan, Narta membenarkan, tak jarang pengendara yang terpeleset saat melintas. Pihaknya juga sering mendapat keluhan dari warga terkait kondisi jalan.

“Mudah-mudahan jalan secepatnya dibangun.” harapnya.

Jalan Poros Desa di Citorek Mirip Kubangan Kerbau

Penulis : Mohamad Rohim

Editor : M. Jumri