Jakarta, Indonesia Berita – Sejak Airlangga Hartarto terpilih menjadi ketua umum (ketum) Partai Golkar (PG) Desember 2017 lalu? partai berlambang beringin terus mengalami lonjakan drastis.

Seperti survei yang dilakukan oleh lembaga survei Alvara Research Center yang sampaikan Founder dan CEO-nya, Hasanuddin Ali di Hotel Orio, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat (Jumat, 23/2/2018).

Menurut Hasanudin, tingkat popularitas, citra dan elektabilitas Golkar mampu menyalip PDI Perjuangan.Tingkat popularitas partai tersebut yakni 97,6 persen. Dengan hasil ini, Golkar masuk tiga besar partai yang saat ini paling dikenal masyarakat.

Sedangkan partai moncong putih PDI-P dan Gerindra masih di bawah Golkar, masing-masing mendapatkan raihan 96,8 persen dan 91, 5 persen.

“Partai baru dengan popularitas tertinggi dimiliki oleh Perindo dengan raihan sebesar 69,1 persen,” papar dia.

Lagi kata dia, hasil analisis perceptual mapping untuk melihat citra masing-masing partai menunjukkan bahwa ada tiga kelompok partai yang memiliki citra hampir sama.

“Pertama adalah Golkar dan PDIP. Keduanya memiliki citra sebagai partai nasionalis dan memiliki program bagus,” terangnya.

“Keduanya juga dianggap partai yang membawa perubahan, dekat dengan rakyat, serta mampu menyelesaikan masalah,” sambungnya. Sementara kelompok kedua, jelasnya. Nasdem, Gerindra, Demokrat, Hanura dan Perindo.

Mereka memiliki citra sebagai partai yang memiliki tokoh kharismatik, partai modern dan partai yang memiliki tokoh muda.

Baca Juga : KNP Jokowi Apresiasi Langkah Parpol Pendukung Utama Jokowi

“Ketiga adalah PKS, PKB, PPP, PAN, PBB yang lekat dengan citra partai agamis,” tandasnya.

Metode yang digunakan dalam survei ini yakni dengan metode wawancara tatap muka kepada 2.200 responden yang berusia 17-65 tahun dengan margin of error 2 persen.

Survei dilakukan sejak 15 Januari- 7 Februari 2018 di enam wilayah besar yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusatenggara, dan Maluku-Papua.