Sofifi, Indonesia Berita – Aksi demonstrasi mahasiswa dari Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, yang tergabung dalam front Ormawa Peduli Oba Selatan.

Menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Pemerintah Provinsi Maluku Utara menuntut Pemprov Malut mengakselarasi pembangunan infrastruktur di Oba Selatan.

Ketua Bem Unkhair, Isra Anwar dalam orasinya mengatakan, Berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan, kelayakan Infrastruktur di Oba Selatan tidak memadai untuk digunakan.

”Setelah kami melakukan kegiatan advokasi selama kurang lebih 2 minggu, dan ternyata infrastruktur di Oba Selatan sangat tidak layak digunakan oleh masyarakat” kata Isra di depan kantor Gubernur Malut, Senin, (26/02/18).

Selanjutnya Isra menegaskan Pemprov Malut diminta segera menyelesaikan persoalan infrastruktur di Oba Selatan khususnya.

“Untuk itu kami sampaikan, tuntutan kami yaitu, Infrastruktur jalan yang ada di Oba Selatan, Infrastruktur Jembatan, kemudian sambungan telekomunikasi menjadi kebutuhan urgent masyarakat Oba Selatan ” tegasnya

Foto masa aksi berhadapan dengan satpol pp/GM

Senada dengan Isra, ketua BEM Fekon Ukhair, Julkifli menyampaikan, aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pembinaan yang dilakukan oleh BEM FE.

”Dengan menindaklanjuti Bina Desa BEM FE Unkhair dari 14-28 Januari 2018. maka dari itu, kami kesini dengan tiga tuntutan utama yang menjadi kebutuhan masyarakat Oba Selatan, yaitu Jalan, jembatan, dan jaringan” ungkapnya

Front Ormawa peduli Oba Selatan yang terdiri dari BEM Unkhair, BEM Fekon, Himapro EP, MJ, AK, dan Hima Arsitek Universitas Khairun Ternate menuntut, Pemprov Malut untuk menganggarkan pembangunan jalan Oba Selatan secara keseluruhan, Mendesak DPRD Provinsi untuk mengawasi dan alokasikan anggaran untuk pembangunan Oba Selatan.

Selain itu, mereka juga mendesak Pemprov untuk menyediakan Tower Merah Putih di daratan Oba Selatan, Mendesak Pemprov mengadakan pembangunan Dermaga sebagai pintu ekonomi Oba Selatan, dan mendesak Pemprov mengalihkan aset pasar ke Pemkot Tikep.

Masa Aksi mengancam jika tuntutan mereka tidak terealisasi, akan ada aksi lanjutan bersama masyarakat Oba Selatan secara keseluruhan untuk menduduki Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Maluku Utara.

Editor : YE