Ternate, Indonesia Berita – Komite Nasional Pemuda Iindonesia ( KNPI) Kota Ternate bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Ternate melaksanakan sosialisasi  dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Tahun 2018, dengan tema Simore Memilih, Sigaro Membangun, bertempat di Kantor Dispora, Kelurahan Koloncucu, Kota Ternate, Maluku Utara, Jumat (2/3/2018).

Pelaksanaan sosialisasi ini mempunyai target pesertanya adalah para pemuda se-kelurahan di Kota Ternate.

Ketua KNPI Kota Ternate, Sahroni A. Hirto, mengatakan ketika di wawancarai awak media Ia mengapresiasi kegiatan ini bagus sekali untuk pemuda, jika dilihat dari presentase pemilih di Kota Ternate termasuk pemilih pemula.

“Awalnya dengan pemuda kelurahan itu juga sama di tingkat ini juga jadi sosialisasinya di arahkan ke sana, jadi kalau kerja sama dengan KNPI pasti sasaranya adalah pemuda” tuturnya

Ketika ditanya alasan mendasar kenapa KNPI memilih Pemuda kelurahan, Ony sapaa akrabnya mengatakan KNPI basis pemuda di kelurahan, tugas KNPI itu sebenarnya organisasi kepemudaan (OKP). Pungkasnya

Tambahnya Tapi kalau bicara pemuda tak hanya bicara pemuda kampus, tapi juga pemuda kampung.

“Karna dari awal saya pimpin di KNPI, saya tetap mengangkat pemuda kampung, maka saya tetap sosialisasikan kepada pemuda kampung, dan kegiatan KNPI harus di sosialisasikan kepada pemuda kampung, ungkapnya

Harapnya dengan di sosialisasikan kegiatan seperti ini, mudah- mudahan pilkada kedepan tidak terjadi seperti yang lalu, yang punya beberapa zona dengan kerawanan pemilu.

“Dengan takeline Simore Memlihi Sigaro Membangun kita mengajak semua anak anak muda Kota Ternate bersama sama dengan KPU mengsukseskan kegiatan ini,” ujar Oni

Foto/istimewah

Secara terpisah Ketua Panwas. Rusli Sarahan yang  memberikan materi sosialisasi mengatakan panwas mengapresiasi kegiatan ini karena mendorong memilih termasuk ini sosilisasi gerakan bersama masyarakat untuk mengawasi pemilu dan memastikan pemilu ini berjalan dengan damai dan bermartabat.

Tambah Rusli kegiatan ini juga sekaligus mengembalikan pemilih kedalam semangat sebagai benar-benar pesta demokrasi,

“Melawan sistem pemilu yang kurang baik, diantara politik uang, dan politik sara.” ujar UcI panggilan akrabnya.

Editor : Jeki