Menjadi Referensi Mendunia

Pasangan Petahana Kabupaten Sanggau Masih Berpotensi

Memimpin Dua Periode

Oleh : Ade Sukma Yadi

Kalbar, Indonesia Berita – Ada yang menarik pada Pilkada Kabupaten Sanggau tahun 2018 kali ini, dimana Paslon yang akan memperebutkan kursi KB I D hanya ada dua pasangan yaitu hadirnya sang penantang Yansen Akun Effendy, SH, M. Si, MH dan Fransiskus Ason, SP.

Pasangan PH dan YO dengan semboyan “SALAM II PERIODE (LANJUTKAN)” sesuai nomor urut mereka yaitu N0. 2 dimana Pasangan Petahana diusung kembali oleh partai berlambang Banteng berkoalisi dengan Demokrat, Hanura, Gerindra, Nasdem, PAN, PKPI dan PKS sedangkan pasangan nomor urut satu memiliki semboyan “MANTAP” dimana partai pengusung pasangan YAS adalah Golkar berkoalisi dengan PKB,

Head To Head Pilkada Sanggau tahun ini tentunya akan menyedot perhatian masyarakat luas mengingat penghuni tanah Sanggau Kapuas Sangat majemuk, dibuktikan dengan banyaknya antusias masyarakat ketika telah digelarnya rapat pleno terbuka penetapan dan pengumumuan nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati di GPU Sanggau, Selasa (13-2) sore.

KPU Kabupaten Sanggau telah melakukan tugasnya dengan sangat baik dapat dilihat dari realisasi jadwal PKPU nomor 2 tahun 2018 yang merupakan revisi dari jadwal PKPU 1 tahun 2018 tanggal 12 Februari paslon ditetapkan, tanggal 13 Februari penetapan nomor urut paslon, tentunya jika melihat di website kabupaten sintang dengan alamat web KPU pada alamat http://kpu-sanggaukab.go.id pada tanggal 15 Februari sampai 23 Juni 2018 adalah jadwal kampanye.

IMTSI Sidebar

Dengan adanya website KPU Sanggau yang terbuka kita menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Sanggau untuk tetap aktif memantau perekembangan pilkada sanggau, tentunya Pilkada merupakan tugas seluruh Stakeholder yang ada di Sanggauuntuk terlibat aktif mengawal prosesnya, seperti Pemerintah Daerah, Parpol, Pihak Keamanan, Panitia Pengawas, Ormas, Lembaga Independent paling penting adalah masyarakat luas Sanggau Kapuas.

Pengurus Wilayah Barisan Pemuda Adat Nusantara Kalimantan Barat (Kal-Bar) Paulus Ade Sukma Yadi menilai Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Kabupaten Sanggau yaitu Paslon Paolus Hadi, S. Sos, M. Si dimana beliau kembali didampingi Drs.Yohanes Ontot, M. Si.

Tentunya melihat Track Record yang telah ada Pasangan PHYO masih berpotensi memenangkan Pilkada Sanggau Kapuas seperti PIN EMAS dari menteri pertanian Republik Indonesia sebagai daerah dengan peningkatan Produksi Padi Terbaik Se-Indonesia, Peringkat ke dua sebagai Daerah dengan Tata Kelola Keuangan DIPA Bidang Pertanian (Tahun 2016), Penghargaan Otonomi Award Bidang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Fokus (Tahun 2013) dan beberapa prestasi lainnya.

Tentunya pasangan YAS juga termotivasi untuk membangun Sanggau Kapuas, kearah yang lebih maju, merata, berbudaya hingga akhirnya kesejahteraan rakyat.

Dibalik hal ini juga telah terlampir data perbandingan yang disurvei oleh Jaringan Mahasiswa Pedalaman Kalimantan Barat (JMP KB), dimana menurut versi Lembaga Survei tersebut pada 24 Desember tahun 2017 membuktikan beberapa lampiran meliputi Sanggau Kapuas (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 63%-Yansen dan Ason 37%), Mukok (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 72%-Yansen dan Ason 28%), Jangkang (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 80%- Yansen dan Ason 20%), Bonti (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 68%-Yansen Ason 32%), Noyan (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 50%-Yansen dan Ason 50%), Entikong (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 78%-Yansen dan Ason 22%), Sekaya (Paolus Hadi 63%-Yansen Ason 37%), Beduai (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 59%-Yansen dan Ason 42%), Kembayan (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 55%-Yansen dan Ason 45%), Tayan Hulu (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 70%-Yansen dan Ason 30%), Batang Tarang (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 60%-Yansen dan Ason 40%), Tayan Hilir (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 59%-Yansen dan Ason 42%), Toba (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 78%-Yansen dan Ason 22%), Meliau (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 65%-Yansen dan Ason 35%), Parindu (Paolus Hadi dan Yohanes Ontot 70%-Yansen dan Ason 30%) dimana survei menggunakan multistage random disamping dengan margin of erorr 3,0 % dengan tingkat kepercayaan 95%, dengan tingkat responden sebanyak 2.000 meliputi proporsi gender (50%-50%) tersebar di 15 Kecamatan,/kota, dan 100 Desa/Kelurahan, dimana kelurahan dibagi lima RT, masing-masing kelurahan dipilih secara acak masing-masing dua keluarga.

Komentar
Loading...