Wasindo Dorong Mabes Polri Ungkap Ilegal Mining di Sultra

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Perkumpulan Pengawasan Independent Indonesia (WASINDO) Dewan Pimpinan Wilayah Sulawesi Tengggara mengelar aksi demontrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (MABES POLRI), di Jakarta, Jumat (09/03/2018).

Hal ini ditengarai adanya aktifitas ilegal mining yang dilakukan oleh PT. Sultra Jembatan Mas (SJM) di Desa Boenaga Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara. Pasalnya dugaan ini diperkuat dengan adanya pengakuan BKSDA Provinsi Sulawesi Tenggara bahwa PT. SJM tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Dalam tuntutannya mereka meminta pihak POLRI untuk segera memberikan instruksi tegas kepada POLDA SULTRA agar segera mempercepat proses penyelidikan, serta penangkapan terhadap penanggung jawab PT SJM jika kemudian terbukti bersalah.

Baca Juga : Diduga PT SJM Melakukan Penambangan Ilegal

Wasindo Sultra Aksi Demontrasi didepan Mabes Polri, Jakarta, Jumat, (9/3).

“Aktivitas pertambangan PT SJM yang diduga Ilegal sudah kami laporkan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara tanggal 5 maret 2018 lalu. Namun dalam proses tahapan penanganan kasus tersebut, kami nilai lamban dan kami tidak ingin kecolongan” ujar Aris Lagundi selaku korlap

Gerakan ini merupakan inisiatif Wasindo agar kasus tersebut  segera diproses sesuai aturan hukum yang berlaku di NKRI.

Selanjutnya Aris menambahkan bahwa langkah pengaduan ke Mabes Polri tersebut didasari mosi ketidakpercayaan kepada pihak Polda Sultra karena telah membiarkan PT. SJM leluasa melakukan aktivitas penambangan dalam kawasan Police Line yang telah dipasang sebelumnya oleh Polda Sultra bersama Dishut.

Menanggapi hal tersebut, Dra. Allegrina R. Surviva selaku Kasubbag Yanduan Bag Anev Ro Pid Menjelaskan bahwa aduan Wasindo akan segera diteruskan ke pihak Bareskrim Polri untuk segera ditindak lanjuti.

“Kami dari divisi humas mabes polri akan segera menyampaikan aduan teman-teman Wasindo ke bareskrim. Untuk selanjutnya jika sudah ada tanggapan, kami akan segera menginformasikan.” paparnya kepada perwakilan Wasindo  yang menyambanginya di ruangan Divisi Humas Mabes Polri.

Baca Juga : Konflik Pertambangan PT PLM

Dalam aksinya, para demontran juga  meminta Polri untuk tidak segan-segan mencopot Kapolda Sulawesi Tenggara jika kasus PT. SJM tidak kunjung dituntaskan. Selain itu dalam waktu satu minggu kedepan pihak Wasindo akan kembali berkunjung ke Mabes Polri, guna mengonfirmasi perkembangan aduan yang telah dimasukkan hari ini.

Tidak hanya itu, selain menyambangi Mabes Polri demonstran Wasindo juga mendatangi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.  Dihadapan Dirjen Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, peserta aksi meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera menindak tegas pelaku pengerusakan hutan di Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara.

Permintaan tersebut langsung mendapatkan respon positif dari pihak kementerian LHK. Dirjen Penegakan Hukum KLHK menyampaikan bahwa pihak Kementerian KLHK akan segera menurunkan tim investigasi ke lapangan.

“kami secepatnya akan turun langsung kelapangan untuk melakukan pengecekan lokasi penambangan PT SJM terkait dugaan ilegal mining di Desa Boenaga, Kec. Lasolo, Kab. Konawe Utara Propinsi Sulawesi Tenggara.” tegas Dadang.

Editor : YE