Indonesiaberita.com, Jakarta – Dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan akan mendesak para kementerian agar segera merealisasikan Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengangkatan sekitar 4.000 Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan tenaga medis yang bertugas di pedalaman.

Ya, memang sudah seharusnya pemerintah serius menerima berbagai aspirasi dan menaruh rasa hormat pada ibu-ibu bidan desa di lapangan. Mereka bertugas di ujung garis terdepan, di daerah-daerah perbatasan terpencil.” ungkap Moledoko, pada saat menerima 30 orang perwakilan Bidan Desa di Kantor Staf Presiden, Senin (5/18) kemarin.

Baca juga : Komite Aksi Bersama Ajak Perempuan Lawan Penindasan dan Penghisapan

Meski begitu, Moeldoko menjelaskan draf keputusan pengangkatanya sudah difinalisasi oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dan Menteri Kesehatan. “Draf sudah disetujui, tugas KSP mendesak para menteri terkait realisasinya” tulis Moeldoko, Selasa (6/18) diakun Instragram milik pribadinya.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Organisasi Bidan Desa (Forbides) Indonesia, Lilik Dian Eka Sari menjelaskan kondisi pekerjaan bidan desa sering kali bertugas di desa-desa terpencil dengan keterbatasan air bersih, listrik, dan juga infrastruktur. Kata Lilik, Bidan Desa merupakan ketahanan strategis dibidang kesehatan dan mereka siap memberikan pelayanan di garis depan.

“Kami berharap yang empat ribu orang ini bisa segera terselesaikan statusnya, agar tak lagi dikejar-kejar pungutan liar setiap perpanjangan kontrak,” kata Lilik saat dihubungi lewat telepon selulernya oleh Indonesia Berita, Sabtu (10/18) pagi.

Penulis : Carli Yuanli

Editor : Jum