Modern technology gives us many things.

5 Triliun Dibutuhkan untuk Bangun Bandara Kediri

Indonesiaberita.com, Jakarta – Setelah beberapa bandara di Indonesia dipercantik dan diperluas. Kini, Kementerian Perhubungan rencananya akan membangun bandara baru di Kediri, Jawa Timur.

Infrastruktur transportasi udara ini disiapkan sebagai bandara umum dan akan dibangun di atas lahan seluas 400 hektar (ha) dengan dana pembangunan bandara di Kediri akan bersumber sepenuhnya dari swasta tanpa dukungan APBN.

Seperti di lansir dari Aviationindonesia.id, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kebutuhan biaya pembangunan bandara di Kediri, Jawa Timur, yang diinisiasi PT Gudang Garam Tbk mencapai 5 triliun rupiah.

Baca Juga: Manjakan Investor Pemkab Pandeglang Bentuk Satgas PBB

Prasarana perhubungan udara itu kelak dihibahkan kepada pemerintah kemudian dikelola oleh PT Angkasa Pura (AP) II.

“Setelah selesai akan dihibahkan kepada pemerintah dan nanti pengelolanya AP II. Biayanya sekitar 5 triliun rupiah,” ungkap Luhut.

Luhut menuturkan, dana pembangunan bandara bakal bersumber dari kantong corporate social responsibility (CSR) Gudang Garam. Produsen rokok itu tak menuntut kompensasi dalam upayanya merealisasikan pembangunan bandara ini.

Testimoni HUT IBcom

Baca Juga: Luar Biasa, Ini 5 Orang Kaya Indonesia Versi Majalah Forbes

“Mereka ingin supaya ya mungkin thankful untuk area itu agar lebih maju. Memang dengan itu maka daerah akan betul-betul maju, orang enggak perlu ke Surabaya enggak perlu ke Solo, dari situ aja, hebat itu menurut saya,” terang Menko bidang Maritim tersebut.

Menurutnya, Gudang Garam membutuhkan lahan sekitar 500 hektar (ha) demi membangun bandara anyar ini. Tetapi, lahan yang tersedia baru sebanyak 400 ha dan sisanya sedang dibebaskan.

“Mereka bangun lapangan terbang ada masalah tanah dari daerah dan sedang kami bereskan,” ucap Luhut.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunggu rekomendasi dari pemerintah daerah (pemda) sebelum menerbitkan penetapan lokasi (penlok) bandara di Kediri, Jawa Timur.

Baca Juga: Presiden Inilah Konsep Ekonomi Pancasila yang Dikembangkan

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso menjelaskan, inisiator swasta tengah mengajukan pengurusan izin prinsip pembangunan bandara. Setelah izin prinsip selesai, langkah yang harus ditempuh adalah penerbitan penlok. Namun, Kemenhub menunggu rekomendasi dari pemda sebelum mengeluarkan penlok.

Editor: Zeki

Komentar
Loading...