Modern technology gives us many things.

Baju Koko Minta KPU Lebak Serius Lakukan Sosialisasi

Indonesiaberita.com Lebak – Komunitas pendukung kolom kosong yang tergabung dalam Barisan Juang Kolom Kosong (Baju Koko) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPU) Lebak, Senin (12/18). Tujuannya agar KPU serius dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pasalnya, sampai sekarang masih banyak masyarakat yang ada di Lebak belum paham tentang mekanisme pemilihan calon tunggal dan kolom kosong, sehingga dikhawatirkan minat masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi berkurang.

Panglima Baju Koko, Ahmad Hakiki Hakim, mengatakan bahwa di Pilkada Lebak nanti, hanya ada satu calon, kami minta KPU Lebak untuk serius dalam memyampaikan sosialisasi ke masyarakat bahwa ada dua pilihan yaitu kolom kosong dan calon tunggal.

“Kolom Kosong itu sah untuk dicoblos,” kata Hakiki Hakim, usai melakukan audiensi di kantor KPU Lebak.

Ditambahkan Kiki, dalam isi dan materi sosialisasi itu harus memuat dan menjelaskan bahwa Kolom Kosong atau Kotak Kosong itu sah,

“Jadi masyarakat ada dua pilihan, kemungkinan masyarakat banyak yang tidak mau hadir atau datang ke TPS karena dianggap hanya ada satu pasangan calon,” terangnya.

Sidebar banner ads

Baca Juga : Lawan Politik Dinasti, Relawan Kolom Kosong Bangun Konsolidasi , Mahasiswa Dari Universitas Pancasila Menolak Calon Tunggal di Pilkada Lebak

Hakiki juga menjelaskan bahwa anggaran untuk pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) sudah direncanakan untuk biaya sosialisasi, kata Hakiki, sebelumnya KPU Lebak telah merencanakan anggaran APK untuk lima pasangan calon.

Namun kata Kiki, berdasarkan keterangan yang disebutkan KPU, saat ini untuk anggaran APK 3 paslon yang tidak terpakai sudah dikembalikan ke Kas daerah sebesar Rp2,8 miliar dan kemudian dialihkan oleh Pemda ke kegiatan yang lain.

“Satu paslon (CS-DS) saat ini sedang berproses hukum di PTUN, jika sudah final bahwa putusan nya ditolak atau tidak dikabulkan,  maka kami meminta kepada KPU Lebak agar anggaran APK yang satu paslon dialihkan ke kagiatan sosialisasi.” tukasnya.

 

Penulis : David

Editor : Jum

Komentar
Loading...