Indonesiaberita.com, Muratara- Kepala Dinas Perdagangan Dan Koperasi Kabupaten Musi Rawas Utara hari ini Kamis.(15/03/2018) pukul 10.15 Wib penuhi panggilan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Musi Rawas Utara.

Panggilan tersebut bermula dari beredarnya Foto di media sosial yang di unggah atas nama Nadika Fajri melalui akun Facebook yang terindikasi menunjukan simbol nomor urut paslon saat foto bersama.

Ketua Panwaslu Muratara Ardiyanto melalui Koordinator Hukum Dan Penindakan Munawir menyampaikan bahwa pemanggilan Kadis Disperindagkop adalah kewajiban tugas untuk menggali Informasi dan minta klarifikasi pada yang bersangkutan.

“Kami panggil beliau (samsu-red) atas perintah tugas yang tercantum dalam konstitusi, Kami akan gali informasi dan minta klarifikasi pada Saudara Kadis Disperindagkop Muratara.” ujarnya.

Kemudian dalam proses menggali informasi Samsu di cecar 20 pertanyaan oleh tiga komisioner Panwaslu.

Dalam pertayaan yang mengarah maksud berfoto dan ancungan jempol nomor urut, Samsu menjawab tidak bermaksud serta tidak mengenal cawagub tersebut.

“Saya tidak ada maksud dan niat untuk kampanye saya hadir sebagai undangan sohibul hajad sebagai keluarga, dan saya tidak kenal dengan cawagub no urut 1 Mawardi yahya” ujarnya saat menjawab pertanyaan .

Terakhir Samsu meminta maaf kepada Panwaslu dan Masyarakat Muratara atas ketidak nyamanan selama ini.

“Saya meminta maaf pada Panwaslu dan masyarakat Muratara atas apa yang terjadi selama ini karena sebagai manusia biasa penuh khilaf san salah, dan semoga kasus ini ada hikmanya” tutupnya.

Penulis : Hadi

Editor : Yakobus Eko