Indonesiaberita.com, Halbar – Kampanye terbatas pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-RIVAI) di Desa Bobojiko dipadati oleh warga.

Kampanye AHM-RIVAI yang dilaksanakan di Desa Bobojiko, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halbar, didampingi oleh ketua DPD II Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Halbar, Ahmad Jakir Mando (AJM) pada Kamis malam (15/3/2018).

Kesempatan itu digunakan calon Gubernur AHM untuk menyampaikan visi misi besarnya, yaitu membangun dari pesisir untuk Maluku Utara juara.

Pihaknya menilai masyarakat Malut pada umumnya adalah masyarakat pesisir untuk itu perubuhan yang ditawarkan dalam membangun kesejahteraan harus dimulai dari tingkat pesisir (desa).

Baca Juga: Rivai Umar Kebutuhan Mendasar Masyarakat Menjadi Program Unggulan

“Perubahan harus dimulai dari bawah, untuk itu kita harus bangun masyarakat desa. Hal ini sesuai dengan visi misi kita membangun dari pesisir untuk Maluku Utara juara,” Ungkapnya.

Lanjut AHM, masyarakat Malut yang pada umumnya hidup di pesisir, tidak secara keseluruhan mereka berprofesi sebagai nelayan, tetapi petani yang paling mendominasi. untuk itu pemerintah provinsi (pemprov) harus membuat perencanaan tentangan nelayan dan petani lebih matang lagi.

“Nelayan dan petani harus diperjuangkan jika mau membangun kesejahteraan di Malut ini. Untuk itu, dari bidang pertanian harus ada investor yang berinvestasi dan membangun industri. sementara itu, nelayan kita harus diperjuangkan untuk mendapatkan hak, seperti jaminan kesehatan, jaminan hidup dan sebagainya,” kata pria kelahiran Gela tersebut.

Pihaknya menilai jika pemprov dan pemkab/pemkot bekerja sama dan mau duduk bersama dalam membicarakan kepentingan masyarakat, maka dalam satu dua tahun ke depan daerah bisa maju.

Tetapi jika semuanya lebih mengedepankan ego dan ambisi, maka semua itu tidak bisa digapai.

Baca Juga: Terkait Politik Identitas, Akhirnya KPUD Buton Selatan Angkat Bicara

“Pemerintah, bupati dan walikota harus duduk bersama dengan Gubernur dan harus punya konsep yang akan ditawarkan ke Gubernur dan kemudian Gubernur akan mengarahkan kebijakan bupati/walikota itu, harus ada komunikasi dalam hal ini,” tegas AHM.

Hal senada juga dibenarkan oleh calon Wakil Gubernur, Rivai Umar. Dalam kesempatan itu, pihaknya meyakini jika membangun Malut, maka visi misi pasangan AHM-RIVAI sangat relevan, yakni dari pesisir membangun Maluku Utara juara.

Untuk itu yang dibutuhkan adalah pemimpin yang berjiwa membangun dan jujur sebab kejujuran seorang pemimipin akan punya dampak positif bagi masyarat.

“Jika pemerintahan yang jujur, maka daerah akan aman karena masyarakat juga akan mendukung pemerintahan itu. jadi tidak ada yang namanya gerakan untuk melawan pemerintah. hal ini akan membuat investor tertarik kepada daerah dan akan membagun investasi di daerah itu karena daerah itu dianggap aman. Jika hal itu terjadi, maka kesejahteraan masyarakat akan digapai,” ungkap Rivai.

Baca Juga: Korupsi SDA Rugikan Masyarakat Adat KPK Gadeng AMAN Cegah Penggelapan

“Juga kita akan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperjuangkan asuransi bagi masyarakat nelayan di Malaku Utara. Jadi harus jadi nelayan yang betul, jangan setengah-setengah,” sambung Rivai lagi.

Editor : Yakobus Eko