Indonesia Berita
Obyektif, Berimbang & Terpercaya

Pro Kontra, Polda Jateng Prioritaskan Rekrut Anggota Polri Hafiz Alquran

Indonesiaberita.com, SEMARANG – Dalam perekrutan anggota polri, Polda Jawa Tengah prioritaskan Santri Pondok Pasantren yang hafal atau hafiz Alquran. Hal ini disampaikan oleh Kepala Polisi Daerah Jawa Tengah Irjen Pol Drs Condro Kirono, MM, M.Hum.

Mantan Kakorlantas Polri tersebut mengatakan, pihaknya ingin mencari bibit calon anggota polri yang berkualitas dan berintegritas, memiliki keimanan dan ketakwaan. Oleh karenanya ponpes-ponpes yang selama ini sudah mendidik santri tingkat SMA menjadi sasaran panitia merekrut kemudian melatih khususnya yang sudah memiliki kemampuan hafiz Alquran, akan direkrut.

Meski demikian santri memiliki keterbatasan persyaratan, mereka akan mendapat pembekalan dan pelatihan agar memenuhi syarat yang telah ditentukan.

“Kalau sudah ada yang hafiz Alquran kita rekrut, syukur bila sudah 30 juz, setelah itu baru kita latih mereka. Latihan olahraga, kita cek kesehariannya yang kurang kita benahi, misalnya gigi berlubang suruh ditambal. Lari bila sebelumnya belum kuat kita latih, pasti bisa” ujar pria yang juga pernah menjabat Kapolda Riau ini, dalam akun resmi intagram Divisi Humas Polri.

Baca Juga : Kali Pertama, Kapolri Masuk Dapur Rekaman

Namun demikian banyak juga netizen yang tidak sepakat dengan ide tersebut, sebut saja seperti akun bernama ius_purnama “kenapa jadi begini persyaratannya? saya kira polisi sudah netral”, begitu juga akun dengan nama rikho_bb mengatakan “alangkah lucunya negeri ku ini” ucapnya.

Sementara itu andre_selfian03, “Alhamdulilah semoga bibit-bibit hafiz Alquran calon anggota polri nggak gampang dis*ap karena tau hukum” ujar akun ini. Dan akun bernama zied_cb “yang penting akhlakul karimah, jujur dan nasionlisme”

Editor : JM

Komentar
Loading...