Indonesiaberita.com, Pandeglang – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Pandeglang , pada Tahun 2017 lalu mentargetkan sebanyak 134 pria agar mengikuti program vasektomi (KB pria), namun hingga Desember di tahun tersebut hanya berhasil sebanyak 7,5 % nya saja atau sebanyak 10,05 orang.

Demikian diungkapkan Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Pandeglang, Ika Restika kepada wartawan Indonesia Berita diruangan kerjanya Jumat (23/18) tadi siang.

“Namun demikian program (Keluarga Berencana) KB vasektomi untuk kaum ibu telah mencapai 85 persen, hal itu sesuai dengan perkiraan (permintaan masyarakat) PPM di Tahun 2017 kemarin. Sehingga targetnya telah dikategorikan warna hijau dan biru atau dengan kata lain capaian targetnya cukup signifikan.”ujarnya.

Masih ungkap Ika Restika, salah satu kendala yang cukup krusial, kenapa kaum pria di Pandeglang, belum banyak yang berminat vasektomi adalah besar kemungkinan, mereka masih lebih memilih para isterinya saja yang ikut berpartisipasi KB, sebab terpenting angka kelahiran keluarganya masih bisa diatur via isterinya.

Kepala BKD didampingi Sekretaris beserta Pejabat struktural dilingkungan BKD Pandeglang mencoba SIMULASI Computer Assisted Test (CAT). Photo : Asep WE.

Syarat pasangan keluarga ikut berpartisipasi KB vasektomi diantaranya adalah jika keluarga tersebut telah memiliki anak lebih dari 3 dan berumur minimal 40 Tahun, dan berpenghasilan relatif rendah atau termasuk keluarga ekonomi lemah.

“Namun demikian keluarga yang masuk kategori menengah dan berkecukupan pun tidak dilarang ,jika suaminya ingin ikut berpartisipasi program vasektomi” pungkasnya.

Penulis :Asep We

Editor : Jumri