Indonesiaberita.com Pandeglang – Sekretaris Daerah Ferry Hasanudin membuka acara Sosialisasi Pengembangan Kesehatan bagi Lembaga Pendidikan Formal dan Non Formal yang diselenggarakan oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda, yang bertempat di Pondok Pesantren Anisa, Maja tajur Kecamatan Majasari, Selasa (27/18).

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengembangan kesehatan bagi lembaga pendidikan formal dan non formal ini dimaksudkan agar para guru, siswa-siswi serta para santri memiliki pengetahuan, sikap serta prilaku yang proaktif terhadap kesehatan.

Dalam sambutanya Sekertais Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Ferry Hasanudin mengatakan sosialisasi pengembangan kesehatan bagi lembaga pendidikan formal dan non formal merupakan kegiatan yang penting, selain meningkatkan tali silaturahmi.

“Tentu sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi para santriawan dan santriwati agar memiliki kemampuan dan keterampilan dalam rangka mewujudkan para santri yang sehat cerdas dan berprestasi,”katanya.

Dikatakan Ferry kegiatan sosialisasi ini merupakan program Pemerintah dalam upaya meningkatkan prilaku hidup sehat, karena kebersihan dan kesehatan merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia.

“Saya berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi terhadap kesehatan serta dapat meningkatkan derajat kesehatan dilingkungan lembaga pendidikan formal dan non formal terutama lembaga pendidikan non formal seperti pondok pesantren,”harapnya.

Sementara itu Kasubag Pendidikan dan Kesehatan Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat Muhamad Faiz mengatakan tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terhadap kesehatan.

“Kegiatan ini juga bisa meningkatkan prilaku positif bagi para santri dalam upaya menjaga prilaku hidup sehat dan bersih dengan harapan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan,”ujarnya.

Sementara itu pengasuh Pondok pesantren Anisa KH.Abdul Azis mengatakan sangat mendukung kegiatan sosialisasi ini, karena berdampak positif bagi anak didik kami.

“Mereka diberikan keterampilan dan pengetahuan tentang kesehatan sehingga para santri memiliki keterampilan untuk lebih menjadikan santriawan dan santriwati menjaga prilaku hidup sehat.”tungkasnya.

Penulis : Humas dan Protokoler

Editor : Jum