Indonesiaberita.com, PANDEGLANG – Sejak dilantik 11 Augustus 2014 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang yang diketuai Wawan Gunawan sampai saat ini lembaga legislatif telah menghasilkan sebanyak 36 Peraturan Daerah.

Demikian diungkapkan Ketua Komisi Satu, Habibi Arafat diruang kerjanya ,tadi siang, Selasa(2/4/18).

“Sebenarnya ini bukan kapasitas saya untuk memberikan keterangan terkait produk perda kepada publik, sebab yang paling tepat sesungguhnya Ketua Propemperda (program pembentukan peraturan daerah) yaitu Encep Munajat. Namun memang demikianlah jumlah perda tersebut telah kami hasilkan ,sejak 2014 hingga 2017 lalu” ujarnya.

Baca Juga :

  1.  Pemkab Pandeglang Gandeng WWF Identifikasi Potensi Desa di Hutan Konservasi
  2. Pemkab Pandeglang Mobilisasi Puluhan Ribu Jamaah Jilid II Dari Berbagai Daerah

Hal senada diungkapkan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Entus Bakti didampingi Kasubag (Kepala Sub Bagian) Produk Hukum, Muryanto, berdasarkan data di bagian hukum Pandeglang, pada 2014 pihak DPRD bersama eksekutif telah mensyahkan sebanyak 7 peraturan daerah dan 2 inisiatif dewan, kemudian di 2015 sebanyak 9 perda plus 4 hasil inisiatif DPRD, lalu di 2016 sebanyak 10 perda dan 2 inisiatif dewan, sedangkan pada 2017 telah menghasilkan sebanyak 10 perda plus 5 inisiatif dewan.

“Seluruhnya telah disyahkan sebanyak 36 peraturan daerah dan 13 inisiatif DPRD. Namun menurut hemat kami , bukan jumlahnya yang diperlukan , akan tetapi yang terpenting kwalitasnya ,serta bisa berdampak positif pada masyarakat Pandeglang” terang Entus.

Beberapa perda diantaranya adalah Perda Tata Cara Pilkades, Perda penyelenggaraan perda pemdes, perda pertanggung jawaban APBD Tahun 2014, perda perubahan Tahun 2015, Perda bantuan keuangan ke partai politik, perda pemberdayaan ponpes dan majelis taklim, perda penanaman modal dan masih banyak lagi.

 

Penulis : AsepWE

Editor : Yakobus Eko