Modern technology gives us many things.

Terjawab Sudah! Ini Alasan Kenapa Harga All New Fortuner Mahal

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Toyota All New Fortuner merupakan salah satu produk otomotif dengan segmen medium Sport Utility Vehicle (SUV) terfavorit di Indonesia.

Sebagai mobil yang paling diminati di Indonesia, mobil pabrikan Toyota tersebut masih tergolong mahal. Padahal 75 persen mobil ini sudah menggunakan komponen lokal. Begitu juga dengan pembuatannya, dimana pembuatannya sudah di lakukan di Indonesia.

Hal ini berbanding terbalik dengan pesaing bebuyutannya, Mitsubishi, yang mengeluarkan produk New Pajero Sport. Mahalnya New Pajero Sport masih dimaklumi karena komponen dan pembuatannya dilakukan di Thailand.

Lantas, hal ini membuat para peminat SUV ini bertanya mengapa harga Fortuner, khususnya All New Fortuner mahal?

Seperti kita tahu, Indonesia menjadi medan tempur bagi dua pabrikan SUV asal Jepang, Toyota dan Mitsubishi sejak 2016 silam. Dua pabrikan itu merilis produknya masing-masing dalam waktu berdekatan.

Selain harga, fitur juga menjadi senjata andalan masing-masing untuk mendapatkan perhatian konsumen di Indonesia.

Baca Juga: Dibandrol Rp 160 Jutaan Mobil Datsun Cross Resmi Dipasarkan

Vice President Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, menolak anggapan produk mereka, Toyota All New Fortuner, terlalu mahal. Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi sebuah harga.

Sebuah harga tidak hanya ditentukan dari basis produksi. Secara umum, terdapat dua skema penentuan harga yang dirasa pantas.

“Kalau faktor harganya banyak. Bicara produksi, ada exchange rate yang mempengaruhi harga komponennya. Kemudian harga mobil itu sendiri, mulai fitur, style, semua mempengaruhi. Jadi, kita tidak bisa melihat secara general hanya satu poin saja,” katanya seperti dilansir dunia-mobil.com

Henry menambahkan ketika menentukan harga jual, pihaknya memastikan sudah memperhitungkan harga berdasarkan kemampuan daya beli konsumen.

Pada kesempatan berbeda, Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang saat itu masih menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, menjelaskan mengapa harga All New Fortuner tetap mahal.

Sidebar banner ads

Menurut Warih, penentuan harga tidak hanya ditentukan oleh manufacturing cost saja, namun juga meliputi cost delivery secara keseluruhan.

Baca Juga: Kedepan Tidak Ada Lagi Wanita Cantik dan Seksi di Ajang Otomotif Setujukah

Dengan kata lain, meski biaya saat merakit bisa turun karena banyaknya komponen lokal, tetap ada faktor lain yang turut mempengaruhi harga jual.

Adapun hal-hal yang menjadi faktor All New Fortuner tetap mahal, meliputi tax, service, import duty dan lain sebagainya.

“Jadi, yang ingin kami perbaiki bukan hanya cost secara individu, tapi juga kualitas. Jadi, tidak hanya cost manufacturing saja yang bisa menentukan harga,” ujar Warih.

Toyota All New Fortuner memang mahal, namun sepadan dengan kelebihan yang ditawarkan. Tampilan luar, terkesan dengan nuansa mewah dan futuristik. Toyota juga melakukan beberapa perubahan dibagian interior dan mesin sehingga All New Fortuner mampu memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan memuaskan.

Walaupun terbilang mahal, peminat mobil All New Fortuner di Indonesia masih nomor satu di Indonesia mengalahkan New Pajero Sport yang berada di nomor dua. Meskipun persentase penjualan All New Fortuner sempat turun.

Toyota All New Fortuner turun 16,95 persen dengan perolehan total penjualan sebanyak 17.771 unit pada 2017. Sementara itu, Mitsubishi New Pajero Sport turun 2,78 persen dengan total penjualan sebanyak 13.826 unit.

Baca Juga: Taklukkan 5 Kota dengan All New BMW Seri 5

Berdasarkan persentase tersebut, seharusnya hal ini dapat menjadi catatan bagi Toyota jika masih ingin bertahan menjadi nomor satu di pasar otomotif Indonesia.

Perlu diketahui bahwa penjualan Mitsubishi New Pajero Sport sudah dua kali menyalip penjualan Toyota All New Fortuner pada Maret dan September 2017. Masing-masing memiliki selisih keunggulan 110 dan 171 unit.

Editor: ASA

Komentar
Loading...