Indonesiaberita.com PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita kembali memantau pelaksanaan Ujuan Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Pandeglang, Senin(9/4)

Menurut Irna yang saat ini dipikirkan bukan hanya tingkat kelulusan saja melainkan paska kelulusan, “Tingkat kelulusan memang perlu, untuk itu para siswa dan siswi harus lebih selektif dalam mengisi soal ujian dan paska kelulusan ini sangat erat kaitan nya dengan investasi agar tingkat pengangguran menurun,”kata Irna.

Dijelaskan Irna, mengapa harus ada investasi, karena dengan adanya investasi akan menumbuhkan industri yang akan mengakomodir lulusan sekolah agar pengangguran tidak meningkat,”Saya mohon dukungan dari semua pihak untuk kita ciptakan iklim investasi yang nyaman dan aman, dengan begitu investor mau menanamkan modalnya di Pandeglang,”tambahnya.

Irna juga berharap, para siswa paska kelukusan SMA dapat meneruskan kejenjang yang lebih tinggi, karena saat ini pendidikan sangat dibutuhkan untuk menunjang karirnya dimasa mendatang. “Semoga pihak dindik nanti membuat program untuk siswa-siswi yang punya kemampuan lebih atau berprestasi coba diupayakan untuk dapat beasiswa,”harapnya.

Baca Juga : 

  1. Irna Pantau Pelaksanaan UNBK di SMKN 2 Pandeglang
  2. Pandeglang Harus Bebas Murid Drop Out

Sementara Kepala Sekolah SMAN 2 Pandeglang Lilis mengatakan, saat ini yang mengikuti UNBK kurang lebih sebanyak 373 siswa dan siswi. Dari jumlah tersebut, kata Lilis, akan dibagi tiga sesi dalam melaksanakan UNBK yaitu pavi siang dan sore.

“Di sini ada lima ruangan, satu ruangan untuk 20 siswa. Sedangkan untuk proses penyelenggaraan UNBK itu ada tiga sesi, yakni untuk sesi pertama 7:30 – 09:30 wib, kedua 10:30-12:30, dan sesi ketiga 14:00-16:00,”ujarnya.

Usai pantau UNBK bupati Irna didampingi Kadis Pendidikan Olis Solihin dan Kepala BKD Ali Fahmi Sumanta memantau pelaksanaan Ujian Akhir Nasional Berstandar Nasional (UAS BN) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pandeglang.

 

Penulis : Heru

Editor : Jum