Indonesiaberita.com BANTEN – Program Infrastruktur jalan yang rusak, sarana pendidikan dan masyarakat yang belum terakomodir oleh jaminan kesehatan, membuat Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan ini jadi program primadona untuk penganggaran tahun 2019 di Provinsi Banten.

“Kurang lebih ada 169 kilometer jalan dalam kedaan rusak, 4.200 lokal kelas dalam kondisi rusak, dan dua juta masyarakat Banten belum terkaper oleh (Badan Pelayanan Jaminan Kesehatan) BPJS. Hal inilah yang membuat kami akan terus fokus penyelesaian di tahun 2019,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019 di Hotel Ratu, Selasa (10/4).

Menurut WH, tahun ini Pemprov Banten akan menganggarkan pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer. Kata dia, permasalahannya saat ini yang terjadi yaitu kesiapan aparatur dalam pelaksanaan lelang proyek yang dilakukan. “kita baru mulai maret-april baru ada pelelangan. Ini memang lambat, kemarin kita ditegur penyerapan cukup rendah triwulan pertama 12 presen oleh DPRD Provinsi Banten,” ungkapnya.

Baca Juga :

  1. Jalan Raya Rangkasbitung-Cikande Mirip Kubangan Kerbau
  2. Empat Anak Guru Ngaji di Warunggunung Derita Gizi Buruk

Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita juga mengatakan, bahwa Kabupaten Pandeglang tidak jauh dengan apa yang difokuskan oleh Provinsi Banten. Menurut Irna, program yang diajukan masih tetap Infrastruktur karena masih ada jalan Provinsi dan Kabupaten yang kondisinya masih rusak.

“Hutang kami untuk jalan Kabupaten masih ada 31 peresen lagi yang masih rusak, itu berada di wilayah zona empat, lima, dan enam. Saya harap jalan provinsi segera diselesaikan seperti apa yang tadi disampaikan Bapak Gubernur Banten,” kata Bupati Irna Narulita usai menghadiri acara Musrenbang RKPD Provinsi Banten tahun 2019, Selasa (10/4) di Ultima Horison.

Baca Juga :

  1. Mensos Minta Pemda Lebak Rajin Cek Kondisi Rakyat
  2. Kabid Penanggulangan Fakir Miskin Pandeglang Ajukan Penambahan Bantuan Bagi RTLH

Dirinya berharap, jalan Provinsi yang ada di Kabupaten Pandeglang dapat segera dibangun. Selama ini kata Irna, masyarakat mengeluhkan kondisi jalan itu kepada Kabupaten, padahal kewenangan itu ada di Provinsi Banten.

“Masyarakat tidak ingin mengetahui jalan itu kewenangan siapa yang penting jalan ibu bagus. Untuk itu, kita ingin bagi tugas dengan provinsi agar permasalahan jalan ini dapat terselesaikan,”tutup Irna.

Penulis : Asep WE

Editor : Jum