Menjadi Referensi Mendunia

Tahun 2018 DPRD Pandeglang Ajukan 16 Raperda Inisiatif

Indonesiaberita.com JAKARTA— Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pandeglang, Encep Munajat mengatakan bahwa tahun 2018 telah mengajukan sebanyak 16 rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif. Dari jumlah tersebut ada enam raperda telah diusulkan dalam rapat paripurna.

“Seperti yang anda pantau hari ini, ada tiga agenda rapat paripurna yakni, penyampaian jawaban fraksi-fraksi terhadap pendapat bupati atas empat rapeda inisiatif dewan, penyampaian jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda tentang revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2011-sampai 2031, pembentukan pansus satu , dua dan empat pembahasan raperda”kata encep Kepada indonesia berita, selasa (10/18) sekira pukul 10.00 WIB.

Dikatakan Encep Munajat, bahwa keenam raperda yang dimaksud ialah raperda keamanan pangan, raperda madrasah diniyah taklimiyah. Menurut Encep hal itu, sebagai pelengkap pendidikan formal, raperda jejang pendidikan, raperda pengelolan dan pemberdayaan pasar pakyat, paperda pelestarian Benda cagar budaya, dan raperda penanggulangan dan pencegahan penyakit menular.

Baca Juga :

  1. Tiga Agenda Rapat Paripurna Digelar DPRD Pandeglang
  2. DPRD Pandeglang Telah Produksi 36 Perda

Namun demikian kata Encep Munajat, bahwa keenam raperda inisiatif, tahun lalu masih ada raperda yang belum tuntas, yakni perda pokok-pokok pikiran DPRD Pandeglang, kata dia,

“Saat ini perda tersebut masih menggantung di Pemprov Banten. Kita telah menghasilkan sebanyak 36 peraturan daerah (perda) dan 13 perda inisiatif yang telah disyahkan,”pungkasnya.

Penulis : Asep WE

Editor : Jum

Komentar
Loading...