Indonesiaberita.com PANDEGLANG – Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang, Nina Kartini akhirnya menggelar pres rilis ke sejumlah awak media, Kamis (12/18)di Kantornya, tadi pagi.

Nina mengatakan keempat pejabat yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana tunda di Didinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tahun anggaran 2012-2013. Keempat orang tersebut ialah Abdul Aziz mantan kepala Dindikbud Pandeglang tahun anggaran 2012-2013, Nurhasan mantan Sekretaris Dindikbud Pandeglang tahun 2012-2014, Rika Yusilawati mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Dindikbud Pandeglang Periode tahun 2012-2014 dan Ila Nuriyawati, mantan staf Dindikbud Pandeglang.

Baca juga : Kasus Korupsi Tunjangan Guru, Empat Pejabat Pandeglang di Penjarakan

“Kemarin kami sudah melakukan penahanan, dari penyidikan ke penuntutan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dana tunjangan daerah. Lalu kami menerbitkan (Berita Acara Pemeriksaan) BAP peneyelidikan tersangka dan BAP pemeriksaan barang bukti,”ujar Nina.

Nina mengatakan dilakukannya penahanan ke empat pejabat yang saat ini aktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang tersebut, karena keempat telah memenuhi dua alat bukti yang kuat dan keempatnya akan ditahan selama 20 hari kedepan di rumah tahanan kelas II B Pandeglang.

“Penahanan dilakukan karena khawatir saat perkara itu dilimpahkan ke persidangan, para tersangka sulit dihadirkan. Kemudian melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,”terangnya.

Ditambahkan Nina, saat kajari belum dapat memastikan terkait potensi akan adanya tersangka baru karena hingga kini pihaknya masih mendalami kasus yang merugikan negara Rp 11.9 miliar itu. Nina juga belum bisa memastikan menyangkut adanya keterlibatan dari instansi lain meski sudah melakukan pemeriksaan terhadap belasan saksi.

“Kami masih mempelajari, kalau dari keempat tersangka ini harusnya bisa membuka nama baru yang bisa jadi alat bukti, tentu akan kami tingkatkan kasusnya. Pastinya kami tidak akan berhenti sampai disini dalam mendalami kasus tunda. Kalau ada alat bukti lain, akan kami tindaklanjuti,”tungkasnya.

Penulis : Asep WE