Indonesiaberita.com, KABUPATEN TANGERANG – Dalam rangka menggali potensi sektor pertanian diwilayah Kecamatan Cisoka Khususnya yang berada diwilayah kerja BPP Carenang yang bersumber air dari di Cidurian hulu.

Pemuda Tani Cisoka menggalakan gotong royong bersama petani diwilayah Desa Carenang, pada Kamis pagi tadi 12 April 2018, Didi Rosadi mengajak dan menjadwalkan untuk gotong royong babadan rumput dan pengangkat lumpur di saluran Sekunder Gabus yang berada diwilayah Desa Karang Harja dan Desa Carenang Kecamatan Cisoka bersama para pengurus dan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Karoya Makmur yang bergabung dengan para pengurus Kelompok Tani Karoya Sejahtera sepanjang 1KM.

Menurut Didi pembersihan rumput dan pengangkatan lumpur dari saluran sekunder tersebut adalah cara efektif untuk memperlancar debit air mengalir dari hulu ke hilir supaya air sampai kepetak sawah petani, karena bila bukan petani siapa lagi harus peduli dan rajin merawat dan membersihkan saluran.

Didi Rosadi Mengacungkan Tangannya Bersama Para Petani Bergotong Royong Membersihkan Saluran Air

Baca Juga : PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Istighosah Menyambut Tahun Baru 2018.

“Tentunya dengan panjang saluran yang cukup panjang itu harus dilakukan kebersamaan dengan melibatkan banyak orang atau petani untuk bekerja bersama dengan bergotong royong” Kata Didi

Sambungnya, pola gotong royong ini sudah sejak lama dilakukan olehnya yaitu sejak tahun 2007 s/d sekarang karena air adalah kebutuhan utama dalam budidaya pertanian khususnya padi sawah dan hortikultura.

Ia juga sejak 2007 aktif diorganisasi sektor pertanian yaitu sebagai Ketua P3A dan saat ini sebagai Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten Tangerang.

Didi pun sering mencoba metode atau analisa usaha budidaya beberapa komoditi tanaman yaitu dalam rangka menganalisa usaha tani para petani supaya untung dan dapat mensejahterakan para petani. Sebuah bentuk kebersamaan dan keguyuban para petani dalam melaksana budidaya pertanian.

Berkat keuletannya dan kepeduliannya terhadap petani Didi sering mendapat penghargaan dan prestasi dari pemerintah salah satunya sebagai Petani Pelopor Ketahanan pangan dari Gubernur pada tahun 2011 dan Petani Berprestasi tingkat nasional tahun 2012 serta prestasi dan penghargaan lainnya.

Tak hanya prestasi yang ia dapatkan, melainkan juga ia sekarang menjabat sebagai Sekretaris GANTI (Gerakan Nelayan Tani Indonesia) Provinsi Banten.

“Namun bukan prestasi atau penghargaan yang saya kejar, saya senang dapat berbagi dan menggali potensi pertanian bersama petani dalam segala hal disektor pertanian” ujar Didi saat ditemui Kamis, (12/4) pagi tadi.

Editor : Jum