Kesiapan mantan Menko Ekuin era pemerintahan Abdurahman Wahid alias Gus Dur itu menyatakannya dengan mendatangi rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu.

“Dengan datang ke rumah Bung Karno membuat tekad saya semakin kuat untuk mempimpin bangsa ini,” kata Rizal Ramli di Rumah Pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Minggu (29/5/2018).

Dalam kesempatan itu, Rizal juga sempat membasuh mukanya dengan air sumur yang terdapat di belakang rumah.

“Bung Karno saat masa pembuangan ingin merubah tatanan Indonesia ke arah yang lebih baik,” katanya usai menimbah air dari sumur belakang rumah pengasingan.

Saat di Benteng Marlbrough, Rizal Ramli juga menggambarkan tentang adanya penjajahan yang dilakukan oleh bangsa asing, namun akhirnya tokoh penjajah Thomas Parr (bangsa Inggris) dimakamkan di lokasi benteng tersebut.

“Ini menjadi contoh, dimana bentuk penjajahan memang harus dihapuskan. Nah! soal apa yang terjadi pada saat ini seharusnya kita juga berharap adanya perhatian dari pemerintah kepada rakyatnya,” katanya.

Rizal juga menegaskan kekejaman Thomas ini sebagai peringatan bagi semua pemimpin jangan sampai di benci rakyatnya karena kekejamannya.

“Meriam Inggris saja saya genggam, maka Indonesia bisa akan dibuat lebih baik lagi,” kata Rizal Ramli usai memegang meriam yang ada di Benteng Marlbrough dengan mantap.

Untuk diketahui, Tokoh Nasional Rizal Ramli yang disebut sebagai anak Idiologis Soekarno ini kerap mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang terkait dengan Presiden RI Pertama Soekarno.

Sebelum berkunjung ke tempat pengasingan Bung Karno di Bengkulu, Rizal Ramli sempat Ziarah ke makam Bung Karno di Blitar.