Indonesiaberita.com, MAKASAR – Kasus ujaran kebencian atau pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh salah seorang yang berinisial “HR” dan “YD” melalui media sosial Facebook dan whats’app.

Pencemaran nama baik dilakukan pelaku dengan cara menampilkan atau mengupload dengan mengatakan bahwa Mantan Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng ( HPMB), melakukan Korupsi Dana Hibah Dan Kebal Hukum (Wardiman Dg Sipato, Selaku Mantum HPMB-red).

Penanganan kasus dinilai jalan ditempat, Ketua Lembaga Kajian Sosial Budaya-Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng ( LKSB-HPMB), menghimbau kepada Kapolda Sulsel untuk mempercepat penanganan kasus ini sebab sudah memasuki 7 bulan setelah melapor tapi belum ada perkembangan.

“Apabila tidak direspon maka kami sebagai kader Himpunan Pelajar Mahasiswa Bantaeng (HPMB), akan melakukan Aksi Demonstrasi besar-besaran didepan kantor Kapolda Sulsel.” ujar Syarif Ketua LKSB-HPMB, Makasr di Sekretariat LKSB-HPMB Makasar, Selasa (1/5/2018).

Ketua LKSB-HPMB pun mengatakan bahwa sejak kami melapor pada hari selasa tanggal 24 Oktober 2017, Pukul 15.00 Wita sampai sekarang penanganan kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik di Polda Sulsel oleh oknum terhadap Wardiman Dg Sipato ( Mantan Ketua HPMB), belum ada kejelasan dan kondisi tersebut membuat kader HPMB resah dan memberi himbauan untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

“Kasus ini harus segera dituntaskan.” imbaunya

Syarif pun mengaku sebagai saksi pelapor ingin jelas kasus ini dituntaskan secepatnya sebab cukup lama menunggu dan belum ada kabar kejelasannya kapan selesainya.

“Kasus ini sepertinya jalan ditempat di Polda Sulsel dan saat ditanyakan siang tadi dipolda belum ada perkembangan bahkan bukti tanda pelaporan tidak ada di buku registrasi di pelaporan. Maka dari itu ketika pihak Kapolda tidak segera menindak lanjuti kasus tersebut maka kami akan segera melakukan Aksi Demonstrasi di depan Kantor Kapolda Sulsel.” pungkasnya.

Penulis : Syarifuddin

Editor : RA