Modern technology gives us many things.

Ardy Mbalembout Ajukan Banding atas Surat PERADI

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Ardy Mbalembout selaku Sekretaris Divisi Advokasi Partai Demokrat, mengajukan banding atas surat jawaban Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Nomor 557/PERADI/DKD/DKI.JKT/EKS/IV/18

Menanggapi surat jawaban yang diberikan Dewan Kehormatan Daerah PERADI DKI Jakarta Nomor. 557/PERADI/DKD/DKI.JKT/EKS/IV/18 terkait pengaduan kode etik advokat.

Menurut Ardy, hal ini dikarenakan tidak dapat memeriksa dan mengadili Firman Wijaya, dengan alasan salah alamat, maka menurut pengakuannya mengajukan Banding ke Dewan Pimpinan Nasional PERADI.

Tentu saja kata pria asal NTT ini, berdasarkan pertimbangan yang dilihat dari beberapa fakta dimana sampai saat ini Mahkamah Agung masih tetap mengakui organisasi besar Advokat yang ada di Indonesia yakni PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) dan KAI (Kongres Advokat Indonesia) tanpa melihat perpecahan yang terjadi di dalam PERADI.

Dari beberapa fakta tersebut sudah cukup jelas membuktikan bahwa tidak ada alasan untuk tidak dapat memproses dan memeriksa Firman Wijaya, sebagaimana diatur dalam pasal 6 sampai dengan pasal 8 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokad terkait penindakan.

“Sebagai organisasi Advokat yang memiliki status hukum yang sah, sebaiknya Dewan Kehormatan PERADI daerah DKI Jakarta versi Fauzie Yusuf Hasibuan menunjukan profesionalitasnya untuk segera menentukan keputusan dan mengambil tindakan tegas,” ujarnya.  dedy mulyadi

Komentar
Loading...