Indonesiaberita.com, TERNATE – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Provinsi Maluku Utara 2018-2023 resmi dilantik oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Imam Nahrowi, kegiatan pelantikan dilakukan di Royal Resto, Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate, Maluku Utara. Rabu (9/5/2018).

Pelantikan PW IKA PMII Maluku Utara bertajuk ‘Satu Ikatan untuk Kepemimpinan Nasional yang Berkeadilan’ tersebut juga dihadiri Kapolres Kota Ternate AKBP Azhari Juanda, S.ik, Plt Gubernur Maluku Utara mewakili asisten bidang hukum, NU Maluku Utara, Gerakan Pemuda Ansor, dan OKP se-Kota Ternate.

Ketua IKA PMII Malut Asmar Bani dalam sambutannya mengatakan bahwa pembentukan PMII di Maluku Utara adalah atas gagasan dan pemikiran salah satu tokoh Malut Alm. Sahabat Iqbal Assagaf bersama dengan sahabat Hamid Usman dan sahabat-sahabat lainnya yang ikut serta dalam proses pendirian pada tahun 1990. Maka dari itu, usia PMII di Maluku Utara sudah memasuki 24 tahun dengan jumlah alumni yang terdata dalam panitia IKA PMII sebanyak 2000 jiwa.

“Alumni PMII Maluku Utara sudah tersebar diberbagai daerah dengan profesinya masing-masing, sudah barang tentu ini merupakan aset besar bagi IKA PMII Maluku Utara. Agar kiranya dapat memberi sumbangsi pembangunan di Maluku Utara,” pungkasnya

Baca Juga :

IKA PMII di Maluku Utara dengan pelantikan ini baru 2 (dua) kali kepengurusan yang dilantik, pertama sahabat Abubakar Abdullah dan kedua adalah saya sendiri (red, Asmar Bani).

“Untuk itu dalam kepengurusan yang kali kedua ini, semoga IKA PMII Maluku Utara yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta selalu memberikan yang terbaik untuk Maluku Utara secara khusus dan umumnya secara nasional sembari memperhatikan kaidah-kaidah AD, ART IKA PMII,” imbuhnya.

Sementara itu, Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI) Imam Nahrawi mengatakan bahwa dalam pelantikan IKA PMII 2018-2023 ini, semoga bisa melakukan kerja-kerja aktif kemudian memberi manfaat dan juga memberi rasa optimisme dalam mengisi kemerdekaan pembangunan dalam Negara ini. Harapnya

Editor : Yakobus Eko