Modern technology gives us many things.

Berikut Pernyataan Sikap Ormas Wira Lentera Jiwa Terhadap Aksi Bom Bunuh Diri dan Aksi Terorisme

Berikut Pernyataan Sikap Ormas Wira Lentera Jiwa
Terhadap Aksi Bom Bunuh Diri dan Aksi Terorisme

  1. Kami menekankan bahwa aksi bom bunuh diri yang terjadi belakangan ini bukan merupakan
    bagian dari ajaran agama, karena merusak tempat ibadah dengan dalil agama adalah pemahaman Sesat dan tidak dibenarkan dalam ajaran agama apapun. Sebagai masyarakat majemuk yang hidup bersama dalam kebhinekaan, sudah seharusnya kita saling melindungi tempat-tempat ibadah dari tindakan kekerasan dan tindakan yang tidak bertanggung jawab.
  2. Kami mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi dan menyatakan bahwa aksi yang dilakukan oleh teroris tersebut adalah Sangat biadab dengan melibatkan perempuan dan anak-anak untuk pemboman bunuh diri yang jelas-jelas melanggar Hak Hidup Kaum Perempuan dan Anak-anak.
  3. Kami sepenuhnya mendukung upaya Kepolisian Republik Indonesia (RI) dan aparat terkait lainnya untuk mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan, dan untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang jelas terlibat dalam aksi teroris ini. Kami juga mendorong kerja kementerian dan jaringan terkait dalam memberikan bantuan kepada para korban bom bunuh diri, baik aparat maupun masyarakat umum, dan mendukung mereka secara ekonomi dan sosial dalam jangka panjang guna memberikan keadilan bagi para korban.
  4. Kami menyerukan kepada semua pengguna media sosial untuk menyaring berita dari sumber resmi yang dapat diandalkan, serta menghindari perdebatan kontroversial yang tidak perlu dan berpotensi memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Sedapat mungkin hentikan penyebaran foto korban atau informasi yang tidak jelas, karena menyebarkan rasa takut adalah tujuan yang diinginkan oleh kelompok teroris.
  5. Kami mendorong organisasi-organisasi masyarakat sipil dan antaragama untuk bersama-sama melawan semua bentuk dan tindakan teror, termasuk upaya yang secara sengaja dibangun dan dikembangkan terorisme dalam bentuk apapun.
  6. Kami mendorong dan mengingatkan Dewan Perwakilan Rakyat untuk segera menyelesaikan dan mengeluarkan hasil revisi UU Anti Teroris agar penanganan dan tindakan aparat dalam menyikapi aksi-aksi teroris jelas dan tegas.
  7. Kami mendukung dan mengawal langkah dan keputusan Bapak Ir. H. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, selaku Panglima Tertinggi untuk segera menerbitkan Perppu UU Anti Teroris bila sampai dengan bulan Juni revisi UU Anti Teroris tidak dapat diselesaikan pihak legislatif.

Demikian pernyataan sikap kami terkait dengan Aksi Terorisme yang terjadi di Indonesia.

Jakarta, 15 Mei 2018.

Terima kasih,
Yanes Yosua Frans
(Ketua Umum WLJ)

Komentar
Loading...