Modern technology gives us many things.

Rizal Ramli Sebut Kesejahtraan Rakyat sangat Penting

 

IndonesiaBerita.com, JAKARTA – Saat menjadi pembicara di Munas Serikat Pekerja BTN, tokoh nasional, Rizal Ramli, mengingatkan, sejak awal para pendiri bangsa tidak memilih mazhab ekonomi kapitalis dan komunis. Ekonomi Indonesia sesungguhnya berada di tengah kedua mazhab tersebut dan sesuai dengan konstitusi negara.

Menurut ekonom yang dikenal vokal ini, pendiri republik ini tidak ingin Indonesia dimasa depan menerima akibat dari kapitalisme liberal yang selalu ugal-ugalan.

“Bila saya diberi kesempatan untuk berkontribusi bagi negeri, saya tidak ingin hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat juga menjadi hal penting yang harus diseimbangkan,” tegas dia saat menyampaikan orasi kebangsaan di Munas Serikat Pekerja BTN, di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018) malam.

Lanjut kata Rizal, Kita harus berjuang bersama-sama untuk merubah struktur ekonomi gelas anggur menjadi seperti piramida, sehingga ekonomi rakyat berkembang dan kesejahteraan kemakmuran serta keadilan temukan jalannya.

“Kita juga harus sama-sama perjuangkan agar struktur kredit lebih besar di arahkan kepada usaha menengah ke bawah. Karena bagian menengah ke bawah inilah banyak tercipta lapangan kerja. Apabila menggunakan penilaian sejarah pinjaman, kredit kan bisa diantisipasi kemungkinan macetnya,” jelas mantan Menko Kemaritimn ini.

Disisi lain dia memastikan bakal tetap menjadi lawan setiap orang yang memiliki pemahaman neoliberal.

Lantaran terangnya, neolib hanya membesarkan perusahaan-perusahaan asing dan sistem itu juga tidak dapat membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai di atas tujuh persen. Karena neolib ini adalah model yang bergantung dari pinjaman.

“Yang kita inginkan, pertumbuhan tapi juga ada peningkatan kesejahteraan, ada share growth yakni ada manfaat dari pertumbuhan ekonomi itu sendiri,” jelas calon Presiden rakyat itu.

 

Komentar
Loading...