Modern technology gives us many things.

Festival Ramadhan Gam Maparada 2018 Resmi Dihelat

Indonesiaberita.com, TERNATE – Festival Ramadhan “Gam Maparada” 2018 resmi di helat, Kegiatan di mulai  14 Mei -11 Juni 2018, berlokasi di Kelurahan Salero, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.

Ketua Panitia Farida Abbas mengatakan kegiatan ini adalah salah satu bentuk melestarikan kearifan moloku kie raha ( negeri 4 gunung – red) di bulan suci Ramadhan.

“Panitia ini terbentuk dengan surat keputusan perangkat adat dabo se basari almarhum Sultan Ternate 48, H. Muddafar Syah, M. S.i, nomor 02/SK/04/2018 tentang penetapan panitia pelaksanaan festival ramadhan gam maparada 2018 tertanggal 29 April 2018.” ujar Farida

Selanjutnya Farida menyampaikan jumlah peserta festival ini secara keseluruhannya diikuti 210 peserta.

“Di awali dengan ramadhan ekspo yaitu menyediakan jajanan buka puasa dan jualan busana muslim, serta penampilan lomba hafidz quran dengan jumlah peserta 54 peserta, tilawatil quran 21 peserta, lomba azan 36 peserta, lomba qasidah 7 grup lomba tarian sambra 12 grup, lomba fashion show busana muslim 24 peserta, gendang sahur 7 grup, kali grafi 20 peserta, lomba fotografi 8 peserta, jadi jumlah keseluruan adalah 210 peserta.” ungkap Farida

Farida menambahkan selain itu kami akan lakukan buka bersama 1000 anak yatim dan kaum duafa, dan di akhir akan ada pawai ela-ela (gam macahaya) dan takbir akbar.

“Kegiatan ini melibatkan bala kusu se kano-kano, pelajar mahasiswa dan masyarakat kota Ternate, Kami berharap kegiatan dapat berjalan dengan sukses dan kedepan bisa menjadi agenda tahunan.” tambahnya.

Sementara Plt Gubernur Natsir Thaib dalam sambutanya mengatakan kegiatan Syiar Islam sangat penting dan kita dukung Kesultanan Ternate dengan segala keterbatasan telah mampu berkreasi melaksanakan di bulan mulia ini.

“Festival ramadhan gam ma parada ini semoga dapat menambah semarak kita di bulan suci ramadhan, wisata religi masyarakat menguatkan kita pada budaya luhur yang syarat akan nilai dan norma yang mengikat tali persaudaran, mengedepankan ukhuwah islamiyah dan cinta tanah air.” ingat Natsir

Natsir menambahkan inilah forum bagi anak anak muda harapan bangsa, mengejar kehidupan dunia harus di imbangi kehidupan akhirat ketika keseimbangan maka terjadi ketenangan dan bulan suci ini dapat mengimbangkan kita semua.

“Melalui momentum ini saya memberi penghargaan dan seluruh komponen masyarakat Maluku Utara atas tercipta suasana aman dan nyaman seperti dola bololoino fo makati nyinga doka gosora se bualawa om doro yo momote“, (semoga dola bololo ini menjadi pengikat kita dalam mengakselerasi menandakan suasana masyarakat aman, damai dan bahagia – red).” tutur Natsir.

Editor : YE

Komentar
Loading...