Indonesiaberita.com, LEBAK – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pelangi di Kampung Kanaga Jati Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung gelar perpisahan untuk 25 orang Siswa-Siswi, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Nurul Huda, Kepala PAUD Pelangi, Perwakilan Pengawas PAUD Kecamatan Warunggunung, Tokoh Pemuda Kampung Kanaga, Ketua Dewan Ksehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Lebak dan seluruh orang tua siswa-siswi yang akan memgikuti pelepasan.

Kepala Sekolah PAUD Pelangi, Siti Badriah mengatakan, acara ini merupakan kegiatan rutin tahunan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua orang tua yang sudah membantu, sehingga kegiatan bisa berjalan lancar seperti sekarang ini dan selamat kepada anak-anak yang akan duduk di sekolah yang baru,” tegasnya.

Badriah berharap ke depan anak-anak menjadi generasi yang cerdas, ceria dan berakhlak mulia. Ibad mewakili semua dewan guru di PAUD Pelangi meminta maaf kalau selama dalam proses belajar mengajar terdapat kekurangan.

Baca juga 

Salah seorang wali peserta didik Doni mengatakan, atas nama wali murid mengucapkan terimakasih kepada para pendidik, karena telah mendidik dan membing-bing anak-anak kami.

“Tanpa bantuan ibu guru tidak mungkin anak-anak kami bermental dan bisa mambentuk karakternya seperti sekarang ini, kami juga memohon maaf, jika ada tutur sapa dan prilaku yang tidak berkenan terutama anak-anak kami saat di didik”,terangnya.

Harapan Doni bahwa setelah Widuda itu  aanak-anak bisa menjadi sholehah berguna bagi agama, nusa dan bangsa.

“Saya memohon keikhlasan atas ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak”ucapnya.

Baca juga : Mensos Minta Pemda Rajin Cek Kondisi Rakyat

Sementara itu, Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Lebak Muslim Suryadi menyampaikan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan jenjang pendidikan sebelum masuk ke TK.

“Pelepasan ini dilakukan untuk memberikan rangsangan pendidikan agar membantu pertumbuhan. Sehingga anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut,”ucapnya.

Suryadi berharap ke depan pihak Desa atau Pemerintah Kabupaten Lebak mendukung untuk memajukan Paud Pelangi di Kampung Kanaga. Karena nantinya mereka yang akan menjadi penerus bangsa. Kalau seandainya mereka bisa menjadi seorang pemimpin, kita semua bangga dan dikenang oleh masyarakat.

Menanggapi hal itu, Pengawas PAUD Kecamatan Warunggunung Sulaemi menyarankan agar Ibu-ibu di Kampung Kanaga yang mempunyai anak di usia dua dan tiga tahun untuk dimasukan ke PAUD. Sedangkan nanti usia tiga sampai lima tahun silahkan masuk TK dan nanti enam tahun bisa masuk SD. Sehingga pada masuk SD sudah bisa membaca dan menulis.

Sulaemi mmembandingkan antara anak yang masuk PAUD dan TK pasti akan berbeda dengan anak yang tidak masuk PAUD. Dalam setiap Desa itu diwajibkan satu PAUD. Kita bisa menganggap pendidikan PAUD ini sebagai penitipan anak.

“Saya apresiasi kepada Dewan Guru di PAUD Pelangi yang tidak dibayar dari Pemerintah. Tapi mudah-mudahan tahun sekarang bisa mendapatkan angaran dari dari Desa. Karena PAUD itu lembaga swasta bukan negeri. Tahun sekarang perizinan PAUD juga tidak diperbolehkan mendirikan di rumah,”tegasnya.

Sebelum kegiatan pelepasan dan perpisahan Siswa Siswi PAUD Pelangi diisi dengan pembacaan doa dan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Ustad Suryadi. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan kasidah yang dibawakan oleh orang tua murid dan lagu yang ditampilkan perwakilan dari Siswi-siswi dari Paud Pelangi. Selanjutnya dilanjutkan photo bersama dewan guru dan orang tua murid.

Penulis : David

Editor : Jum