Indonesiaberita.com, KENDARI – Perang real count dan quick count yang dilakukan oleh pasangan Calon Gubernur (paslon Cagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) kian memanas. Pasalnya masing-masing paslon masih tetap optimis akan kemenangannya, sehingga upaya saling klaim kemenangan tidak dapat terelakkan.

Saat beberapa lembaga survey telah merilis kemenangan bagi paslon Ali Mazi dan Lukman Abunawas (AMAN) dengan persentase perolehan suara 42,66 persen, tim pemenangan kandidat lainnya seakan tidak ingin kehilangan momentum untuk memainkan skenario klaim politik. Seperti dilakukan oleh Ketua tim pemenangan Asrun-Hugua, Aburahman Saleh justru mengklaim kemenangan 48 persen bagi Paslon Gubernur Sultra nomor urut 2 itu.

Kendati demikian, hal tersebut belum menyurutkan optimisme Paslon Rusda Mahmud dan Sjafei Kahar (RM-SK) dalam memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra yang digelar 27 Juni kemarin.

Saat dijumpai pewarta, wakil ketua tim pemenangan RM-SK, Jaffray Bittikaka mengaku masih optimis hingga saat ini paslon yang didukungnya memenangkan kontestasi politik daerah lima tahunan itu.

“Di luar Sultra juga banyak telah terjadi perubahan quick count. Jadi tidak perlu untuk cemas menanggapi hasil quick count sementara yang beredar di publik saat ini,” ungkap Jaffray Bittikaka, Kamis (28/06/2018) kemarin.

Bahkan Ketua DPW Partai Perindo Sultra itu, menghimbau kepada seluruh masyarakat Sultra terkhusus simpatisan dan relawan RM-SK untuk tidak terhasut data quick count sementara yang telah beredar di masyarakat saat ini.

“Intinya kita tunggu saja hasil dari KPU, karena quick count sementara itu belum bisa dijadikan patokan kemenangan, karena kami masih yakin RM-SK menang,” terang JB.

Reporter : HIM

Editor : Mastobelo