Indonesiaberita.com – Gelandang timnas Belgia, Radja Nainggolan, tidak dipanggil oleh pelatih Roberto Martinez ke Piala Dunia 2018. Martinez tak membawa Nainggolan karena peran sang pemain di lapangan bisa diisi nama lain.

Hal ini diungkapkan oleh jurnalis senior Peter Frans Tr’Kint dari majalah Belgia, Voetbal Magazine, pada BolaSport.com jelang laga timnas Inggris vs timnas Belgia di Stadion Kaliningrad, Kamis (28/6/2018). Kami menanyakan bagaimana cerita di balik salah satu drama terbesar sepak bola Belgia tersebut jelang turnamen.

“Kisah di dalamnya sangat jelas, entah percaya atau tidak itu terserah Anda,” ujarnya dengan nada serius. “Sejak hari pertama Roberto Martinez datang ke timnas Belgia, ia selalu melihat Radja sebagai pemain ‘nomor 10’,” ujarnya. Ia menambahkan, Martinez tidak pernah menganggap Nainggolan sebagai “nomor 6” atau “nomor 8” . Dalam kata lain, Roberto Martinez tidak melihat Nainggolan sebagai seorang gelandang sentral seperti di AS Roma.

Menurut Peter, Martinez melihat bahwa ia tak akan pernah mendapatkan disiplin permainan dari Nainggolan di posisi itu. Dia bisa mendapatkannya dari pemain-pemain lain. “Apakah akan setuju terhadap penilaian itu, terserah Anda. Namun, Roberto Martinez sudah melihat hal itu sejak hari pertama,” tutur Peter dengan tatapan serius ke BolaSport.com.

Ia mengungkapkan faktor lain lagi bahwa Belgia tak pernah menang pada beberapa laga persahabatan ketika Nainggolan bermain sebagai nomor 10. “Martinez selalu bermain dengan dua ‘nomor 10’ dan jika salah satunya adalah Nainggolan, Belgia tak pernah menang. Lihat saja statistiknya,” ujar sang jurnalis menambahkan.

“Jika saya yang harus memilih skuad dan di posisi tersebut saya mempunyai Kevin de Bruyne, Eden Hazard, dan Dries Mertens. Nainggolan akan menjadi pemain keempat saya,” ucap Peter. Namun, Peter menceritakan satu lagi alasan di balik absennya Nainggolan. “Cerita di belakangnya adalah gaya hidup Nainggolan di sini (sembari menunjuk laptop saya) dan gaya hidup Martinez di sini (sembari menunjuk laptopnya yang terletak di ujung meja),”

Peter ingin menggambarkan betapa bertolak belakangnya gaya hidup Martinez dan Radja. Namun, ia juga mengatakan kalau secara publik, Martinez tak memakai itu sebagai alasan pencoretan Nainggolan. “Percaya atau tidak, kembali lagi terserah Anda. Bagi saya, alasan teknis adalah faktor utama. Alasan gaya hidup masuk perhitungan Martinez tetapi hanya sebagai faktor pendukung,” ujarnya lagi.

Sumber : Bolasport