Rupiah terus merosot karena hanya mengandalkan kebijakan moneter.

Tidak ada terobosan di sektor riel dan tidak ada kebijakan prngelolaan utang yang inovatif mengandalkan kenaikan suku bunga terus akan menambah masalah baru.

Kenaikan suku bunga akan menambah permasalahan Baru.

Apalagi kalau akhirnya total kenaikan bunga setahun bisa 3-4%, dicicil-cicil atau sekaligus tahun 2018.

Bisa jadi, pertumbuhan ekonomi akan tambah nyungsep kebawah 4,5%, pertumbuhan kredit akan anjlok dibawah 8%, kredit macet dan default akan meningkat, daya beli tambah merosot.

Mas Jokowi sangat bagus sekali soal infrastruktur, tapi payah berat dalam pengelolaan makro-ekonomi. Ekonomi bukannya ‘meroket’ tapi ‘nyungsep’, maaf!

Mohon maaf Mas Jokowi @jokowi.

Tim Ekonomi Mas ternyata benar-benar tidak mampu menyelesaikan masalah, bahkan mereka bagian dari masalah. Persoalan utama mereka: school of thinking & kompetensi, leadership yang payah.

Hati-hati, kami ingin Mas Jokowi bertahan sampai 2019.

Rizal Ramli: Catatan Catatan : DR. Rizal Ramli, 3 Juli 2018