Indonesiaberita.com, KENDARI – Dalam rangka cipta kondisi Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) gelar dialog publik.

Mengusung tema “menciptakan suasana politik damai di Sultra tanpa hoax dan hate speech“, acara tersebut belangsung di Hotel Zenit, Kendari, Rabu (4/7/2018) kemarin.

Kompol Muhammad Fahroni menyampaikan, kegiatan ini digelar untuk meminimalisir hoax dan hate speech yang dianggap sangat membahayakan terlebih dalam momen Pemilukada serta menjelang Pilpres dan Pilcaleg kedepan.

“Kegiatan yang kami laksanakan ini memang dalam rangka Pemilukada termasuk nanti 2019 Pilpres dan Pilcaleg agar lebih kondusif tanpa adanya hoax dan hate speech.”
ucap Fahroni.

Dengan melihat beberapa laporan kasus ujaran kebencian dan juga hoax yang melibatkan suku dan telah ditangani Ditreskrimsus Polda Sultra sehingga melaksanakan kegiatan tersebut guna meminimalisir hoax dan ujaran kebencian menjelang pesta demokrasi.

“Untuk pilkada kemarin ada beberapa laporan terkait ujaran kebencian apalagi hoax yang melibatkan suku dan telah ditangani ditreskrimsus, jadi tujuan kegiatan ini untuk meminimalisir hoax dan ujaran kebencian menjelang pilkada, pilpres dan pilcaleg kedepan.” ucap Muhammad Fahroni

Pihak polda pun menghimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara lebih cerdas dan lihai melihat berita yang benar dan bohong yang justru akan mengakibatkan bentrok yang merugikan

“Kalau betul itu berita bohong tidak perlu disebarkan , termasuk menembaki sumber-sumbernya, takutnya yang disampaikan itu hal yang tidak benar dan justru nanti di lapangan akan terjadi bentrok yang akan merugikan.” himbaunya.

Penulis : Iqbal

Editor : YE