Menjadi Referensi Mendunia

AMPERA Optimisme Soal Pencalonan Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo di Pilpres 2018.

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Amanah Perisai Nusantara (Sekjen DPP AMPERA), Tri Yoga Prasetya menjelaskan perihal optimismenya terhadap pencalonan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo di Pilpres 2019.

Hal tersebut menurutnya bukan sekadar dugaan atau rujukan survey-survey semata, karena AMPERA sudah melakukan serangkaian analisis serta pemetaan yang tepat.

“Kami tidak terpengaruh pada survey-survey yang ada. Kami memiliki analisis dan penilaian sendiri yang sudah kami lakukan, pemetaan pun sudah kami lakukan. Sampai detik ini Amanah Perisai Nusantara masih optimis kalau Pak Gatot Nurmantyo bisa maju dalam kontestasi Pilpres mendatang” ujar Yoga di Jakarta, Senin (9/7/2018).

Yoga menegaskan, bahwa untuk mengantarkan Gatot Nurmantyo menjadi Presiden RI, AMPERA akan konsisten bekerja keras.

“Kami akan maksimal membangun bangsa ini. Kami tidak membela seseorang, tapi kami membela untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.” imbuh Yoga.

Testimoni HUT IBcom

Sebagai relawan Gatot Nurmantyo, menurut Yoga, AMPERA tentunya akan terus melakukan penguatan jati diri. Adapun hal-hal yang akan AMPERA lakukan antara lain menyiapkan mental dan hati nurani para relawan untuk membangun bersama NKRI.

Karena itu perlu dikuatkan pula SDM para relawan ke depannya. Di samping itu AMPERA juga akan melakukan penguatan administrasi agar tertib dan tertata.

“Kita juga akan melakukan penguatan strategi, salah satunya kita sudah melakukan pemetaan di seluruh wilyah, dimana kantong-kantong kami yang tipis akan kami gelembungkan dan yang sudah cukup bagus akan kami pertahankan.” tambah Yoga.

Sementara itu saat disinggung siapa sosok wakil presiden yang tepat untuk Gatot Nurmantyo pada Pilpres 2019 mendatang, Yoga menjelaskan bahwa itu bukan sesuatu masalah yang berarti.

“Kami melihat bukan kepada siapa orangnya yang tepat jadi wakil Pak Gatot, tapi AMPERA melihat bagaimana komitmen orang itu. Kami juga harus melihat bagaimana karakter orang itu apakah nasionalis atau tidak. Kalau orang itu tidak nasionalis dan hanya mementingkan diri sendiri atau golongan, AMPERA tidak berada pada wilayah itu.” tutupnya.

Editor :YE

Komentar
Loading...