Indonesiaberita.com, KENDARI – Sejumlah komoditas pangan segar asal tumbuhan dimusnahkan di Kantor Balai Karantina Kendari. Komoditas yang dimusnahkan tersebut meruakan hasil sitaan dalam operasi pengawasan keamanan pangan Sulawesi Tenggara (Sultra) dibeberapa pasar modern dan swalayan di Kota Kendari menjelang Idul Fitri lalu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ir.H. Amal Jaya mengatakan bahwa pemusnahan dilakukan untuk memberi efek jera kepada pemilik agar menjaga kualitas produk yang diperdagangkan.

“Operasi semacam ini akan terus dilakukan untuk member rasa aman atas pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Amal Jaya, Kamis (12/7/2018).

Selanjutnya Amal menjelaskan selain kita jaga daerah dari ancaman penyakit hewan juga kita lakukan pemeriksaan atas kelayakan konsumsi pangan.

“Selain kita jaga daerah kita dari ancaman penyakit hewan dan organisme pengganggu tumbuhan, karantina juga dilakukan pemeriksaan atas kelayakan konsumsi pangan sejak di border (pelabuhan dan bandara).” jelasnya.

Tim yang beranggotakan sejumlah instansi seperti Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Balai Karantina Kendari, Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Balai POM, Bea Cukai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra sebelumnya menyita sejumlah buah-buahan lokal maupun impor, bawang merah, bawang putih, bawang Bombay, kentang dan kemiri dari beberapa swalayan karena sudah membusuk dan tidak layak konsumsi.

Untuk diketahui pemusnahan tersebut disaksikan oleh pemilik barang sitaan. Dimana barang sitaan didapatkan dari Rabbam, Indogrosir, dan Toko buah-buahan makmur, adapun untuk pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Editor : YE