Menjadi Referensi Mendunia

Demo Kapal Mulin 13, Ketua KPPPI Malut Dikeroyok Preman

Indonesiaberita.com, TERNATE – Kordinator lapangan (Korlap) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Korps Perjuangan Pemuda/Pemudi Indonesia (KPPPI) Muhammad Safrudin dikeroyok enam orang preman, Senin (16/7/2018).

Peristiwa terjadi usai menggelar aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan korupsi, di depan kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) dan Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara (Malut) siang tadi.

Saksi kejadian Said Idrus menerangkan, saat itu dirinya bersama korban dan beberapa rekannya menggelar aksi didepan Kejati Malu. Setelah itu massa aksi menuju Moderen Raya dengan menggunakan satu mobil truk, dan satu buah sepeda motor yang dikendarainya berboncengan dengan korban.

Sesampainya di seputaran Kantor Walikota Kota Ternate, mereka langsung dicegat oleh enam preman yang menggunakan sepeda motor.

“Korban Muhammad Safrudin, dipukuli dibagian wajah hingga pelipis kanan dan hidung dengan menggunakan batu. Sehingga mengeluarkan darah dengan luka memar dileher dan luka sobek dipelipis kanan serta kepala bagian belakang,” kata Said.

Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Atas kejadian itu, korban beserta massa aksi KPPPI mendatangi Polres Kota Ternate melaporkan kejadian yang menimpanya.

“Kami minta agar pihak kepolisian segera usut tuntas kasus ini,” tegasnya.

Sekedar dikatahui massa aksi FPPPI meminta Kejati Malut untuk segera melakukan investigasi terkait pembelian kapal Mulin 13 oleh dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut yang diserahkan kepada kelompok nelayan yang diduga fiktif.

Mendesak Polda Malut segera mengusut tuntas kasus pembangunan gedung Unkhair, dan segera mengusut tuntas kasus pembangunan apron bandara Kuabang Kao Kabupaten Halut senilai Rp 15 M yang anggarannya bersumber dari APBN tahun anggaran 2015.

Serta mendesak agar dugaan kasus korupsi jalan Sayoang Yaba milik dinas PU Provinsi Malut senilai Rp 49 M, segera diusut.

Editor : YE

Komentar
Loading...