Menjadi Referensi Mendunia

Samiru : PHP Pilgub Sultra, RM-SK, KPUD Sultra, MK

Indonesiaberita.com, KENDARI – Samiru yang merupakan salah satu Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku siap menghadapi permohonan dari pemohon pasangan calon (paslon) Gubernur Sultra, Rusda Mahmud-LM. Sjafei Kahar (RM-SK) pada 26 Juli 2018 di Mahkamah Konstitusi (MK) dalam sidang perdana Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Pilgub Sultra. Samiru mengungkapkan , pihaknya telah mengkaji dan mempelajari permohonan dari pemohon paslon Gubernur Sultra nomor urut 3 tersebut. Bahkan telah merumuskan perihal substansinya secara detail. Termaksud eksepsi pokok permohonannya. “Semua dalilnya kami sudah jawab bedasarkan bukti faktual yang terukur dan berdasar pada norma, teoritis, dan asas hukumnya,” ungkap Samiru ketika dihubungi melalui telepon selular, Selasa, (24/7/2018). Menurut Samiru yang merupakan alumni Fakultas Hukum (FK) UHO ini menambahkan, ia sangat yakin jika penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPUD Sultra telah melaksanakan tugasnya dengan jujur dan adil. Namun, ia juga menghormati hak dari pemohon (Rusda Mahmud-Safei Kahar) yang menggunakan haknya untuk melakukan gugatan. Meski secara formil, ia pesimis permohonan pemohon diterima. Terlebih secara materil dianggap dalil yang mereka kemukakan agak sumir untuk dikonstruksi sebagai fakta hukum yang dapat dipertimbangkan oleh Mahkamah.

“Pada intinya kami fokus untuk internal kami. Dan menghargai hak mereka dalam berupaya. Kita lihat saja nanti, serahkan sepenuhnya pada Mahkamah Konstitusi (MK) yang memeriksa, mengadili dan memutus PHP Pilgub Sultra,” ujar pengacara muda yang biasa disapa Sem ini.

Terakhir Sam mengharapkan Sultra tetap kondusif dan damai. “Kami berharap Sultra tetap kondusif dan damaii,” harapnya. Editor : YE

Komentar
Loading...