Indonesiaberita.com, TERNATE – Rapat kerja pengurus wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW-IKA-PMII), Maluku Utara.

Dengan mengusung tema Konsolidasi untuk kemajuan Maluku Utara bertempat di Hotel Batik, Minggu (29/7/2018).

Ketua IKA – PMII Malut, Asmar Bani mengatakan Ikatan Alumni PMII Malut melihat bahwa kondisi bangsa Indonesia saat ini dihiasi berbagai hiruk-pikuk politik, khususnya sedang berlangsungnya proses pemilihan kepala daerah (PILKADA) dan akan diselenggarakan secara serentak pula proses pemilihan legislatif dan Pilpres pada April 2019.

“IKA-PMII sadar bahwa banyak alumni PMII yang tentu terlibat dan ikut berkompetisi baik dalam Pilkada, Pileg maupun Pilpres. IKA-PMII Maluku Utara memaknai momentum politik tersebut dalam kerangka “Konsolidasi Gerakan Alumni PMII Untuk Kemajuan Maluku Utara”, sehingga dapat mewujudkan konsolidasi Khittah perjuangan IKA-PMII untuk berkontribusi maksimal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.” ujar Asmar.

Lanjutnya, PW IKA-PMII tetap lebih mengedepankan penguatan tatanan internal yang kondusif dan produktif bagi terjagannya stabilitas politik nasional, lokal dengan menjadi komponen terdepan bagi kuatnya daya rekat bangsa Indonesia yang damai, aman dan bersatu.

“IKA PMII Malut, bertekad untuk senantiasa menjadi penyangga utama Nahdlatul Ulama (NU) dalam memelihara, mengembangkan, dan mensosialisasikan ajaran-ajaran NU di bidang amaliyahubudiyah, pemikiran dan pemahaman Islam Aswaja aI-Nahdiliyah yang rahmatan Iil-“alamin, gerakan sosial-kemasyarakatan, dan politik kenegaraan, khususnya dalam menjaga Pancasila dan NKRI.” ujarnya.

Kami menyadari tanggungjawab besar tersebut IKA-PMII sekaligus harus menyiapkan diri sebagai wadah kaderisasi dan pengembangan sumberdaya manusia alumni PMII agar mempunyai integritas, dan kapabilitas yang memadai dalam menjalani peran dan pengabdiannnya dalam organisasi NU serta dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Penting disadari oleh seluruh alumni PMII agar dengan penuh kerelaan bahu-membahu dan saling mendukung untuk mengambil bagian dalam mengurus dan membesarkan” pungkas Mantan ketua cabang PMII itu.

Tambah Asmar, IKA-PMII perlu mendayagunakan semaksimal mungkin sumber daya alumni yang dimilikinya untuk mengambil peran dan berkontribusi secara strategis dalam kepemimpinan bangsa dan negara, baik ditingkat lokal, regional maupun nasional.

“Secara personal dibutuhkan figur-figur pemimpin bangsa dari kalangan alumni PMII yang tegas dan berkrakter, kharismatik dan berwibawa, serta berintegritas moral yang tinggi, yang bisa membawa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat.” ungkap Asmar.

Editor : YE