Menjadi Referensi Mendunia

Ibu Rumah Tangga, Deklarasi Warga Perempuan Bergerak Deli Serdang Melawan Intoleransi

Indonesiaberita.com, DELI SERDANG – Tidak hanya menjadi ibu rumah tangga, kepedulian ibu-ibu rumah tangga melawan intoleransi dan radikalisme cukup menarik perhatian bahwa perempuan juga menjadi bagian penting dalam berbangsa dan bernegara.

Tak terkecuali ibu-ibu yang memiliki kegiatan utama melawan sampah plastik ini juga tergabung dalam Warga Perempuan Bergerak (WPB) Deli Serdang yang dideklarasikan pada hari ini Senin (30/7). Begitu juga dengan WPB Deli Serdang yang menginisiasi Gerakan Melawan Sampah Plastik.

Salah satu deklarator yang juga Koordinator WPB, Ayu Ridwan menyampaikan bahwa deklarasi ini berangkat dari kegelisahan terhadap keberagaman yang mulai terancam dan mulai menguatnya intoleransi dalam masyarakat.

Baca Juga : Lagi, Warga Perempuan Bergerak Sulawesi Tengah di Deklarasikan

“Keberagaman yang dulu kita kenal sebagai Bhineka Tunggal Ika terancam keberadaannya. Ini merupakan awal dari munculnya bibit-bibit intoleransi di masyarakat. Oleh karena itu, melalui WPB kami ingin merekatkan kembali semangat menghargai keberagaman dan memupuk semangat toleransi terhadap perbedaan” ujar Ayu

Menurut Ayu, intoleransi dan radikalisme sudah mulai meresahkan masyarakat sampai ke desa-desa. Menimbulkan kecurigaan dan mulai menakutkan di kalangan kelompok-kelompok perempuan minoritas. Oleh sebab itu kata Ayu, WPB Deli Serdang dideklarasikan oleh ibu-ibu rumah tangga ini akan bergerak menghambat berkembanganya intoleransi dan radikalisme, terutama di dalam lingkungan keluarga sendiri.

Kegelisahan itu juga disampaikan oleh Ifnita, Ibu rumah tangga dengan empat orang anak yang merupakan pengurus organisasi perempuan akar rumput, Serikat Perempuan Independent Desa Denai Kuala, Pantai Labu Deli Serdang. “Rasanya ngeri, setiap hari mendengar berita tentang adanya kelompok-kelompok yang merasa dirinya paling benar, tidak punya toleransi terhadap kelompok yang berbeda” ucapnya

Baca Juga : Warga Perempuan Bergerak Deklarasi Lawan Intoleransi dan Radikalisme

Lanjut ibu empat orang anak ini mengatakan, ia tidak mau hal itu terjadi ditempatnya, ia dan kelompoknya akan melawan hal itu sejak dini.

Sementara itu, Lely Zailani, Deklarator WPB di Jakarta yang hadir dideklarasi itu mengutarakan dalam sambutannya, bahwa kaum perempuan memang harus mengambil peran nyata, menjadi pelopor melawan intoleransi dan radikalisme dari dalam (rumah). Keberadaan WPB ini cukup penting untuk mengorganisir dan memperkuat diri, sekaligus memperkuat perlawanan.

Editor : RA

Komentar
Loading...