Menjadi Referensi Mendunia

Dirjenbud: Isu Penting Dari Pemajuan Kebudayaan Adalah Kepemilikan

Indonesiaberita.com, JAKARTA – Dalam kegiatan penyerahan PPKD bulan Juli lalu, Mendikbud Muhadjir Effendy menyatakan pengesahan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan merupakan wujud konkret perhatian pemerintah terhadap kebudayaan nasional. Setelah puluhan tahun merdeka, kebudayaan nasional mulai mendapatkan tempat strategis dalam pembangunan nasional.

”Adanya Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan memberikan arah dan platform ke mana budaya daerah dan nasional mau dibawa. Selama ini, belum ada landasan strategis soal kebudayaan,” kata Muhadjir (3/7).

Sebagai negara adidaya di bidang kebudayaan, Indonesia berpotensi besar dalam mempengaruhi peradaban dunia. Mendikbud mengatakan, pemerintah daerah harus menaruh perhatian dalam memajukan kebudayaan di daerah. Mendatang, pemerintah pusat akan menggulirkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang kebudayaan. Untuk itu, strategi pemajuan kebudayaan yang disusun dari akar rumput melalui PPKD berperan penting dalam implementasi di lapangan.

Direktur Jenderal Kebudayaan (Dirjenbud) Hilmar Farid menyampaikan informasi tentang obyek pemajuan kebudayaan di masing-masing daerah sangat penting dalam menentukan strategi pemajuan kebudayaan.

“Tantangannya, kita harus membunyikan PPKD ini sebelum kita bahas di Kongres Kebudayaan di bulan November nanti. Masing-masing daerah harus merayakannya. Ini ‘kan capaian daerah,” ujar Dirjen Hilmar di depan peserta Lokakarya Penyusunan PPKD Tahap I di kantor Kemendikbud, Jakarta (1/8).

Menurut Hilmar, isu terpenting dari strategi pemajuan kebudayaan adalah kepemilikan. Untuk itu, mekanisme penyusunan strategi kebudayaan dimulai dari masyarakat, bukan dari pemerintah pusat. “Jangan terlalu rumit. Jangan dijadikan beban. Bukan tebal tipisnya PPKD yang menjadi ukuran. Tetapi identifikasi yang benar-benar ada di masing-masing daerah,” pesan Hilmar.

Dilanjutkan Dirjenbud, yang terpenting dalam strategi pemajuan kebudayaan adalah arah dasar pemajuan kebudayaan yang berasal dari potensi di masing-masing daerah.

Editor : RA

Komentar
Loading...